bogorplus.id - Wilayah Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, kembali menjadi sorotan sebagai salah satu titik rawan longsor saat curah hujan tinggi.
Menghadapi potensi bencana tersebut, pihak kecamatan Bogor Tengah terus memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus melakukan pemantauan aktif di lapangan.
Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, menegaskan bahwa meski kewenangan kecamatan terbatas dalam penanganan teknis, pihaknya tetap mengambil peran penting dalam upaya mitigasi awal dan koordinasi antarinstansi.
“Kami selalu berkoordinasi dengan dinas teknis, ada BPBD, PUPR, dan Perumkim, tergantung kondisi di lapangan. Untuk Cibogor kemarin juga sudah kami koordinasikan dengan PUPR untuk ada langkah penanganan agar tidak gampang terjadi longsor di wilayah Cibogor,” ujar Dheri saat ditemui, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, langkah cepat yang dilakukan kecamatan meliputi asesmen lokasi terdampak, pemasangan terpal di area rawan, hingga penyaluran bantuan darurat bagi warga yang terdampak.
Upaya tersebut dilakukan sebagai respons awal sebelum penanganan lanjutan dari instansi teknis terkait.
“Kalau dari kecamatan sebatas kewenangan kami itu melakukan asesmen, pemasangan terpal, memberikan bantuan natura, dan berkoordinasi dengan dinas teknis untuk intervensi lebih lanjut,” katanya.
Selain itu, pihak kecamatan juga terus memantau kondisi wilayah secara berkala, terutama saat intensitas hujan meningkat. Langkah ini dilakukan guna memastikan potensi longsor dapat diantisipasi lebih dini.
Dheri berharap, sinergi antarinstansi yang terus diperkuat dapat mempercepat penanganan di lapangan sekaligus meminimalkan risiko longsor di masa mendatang.

