BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca komprehensif untuk Kota Padang, Sumatera Barat, pada hari Jumat, 26 Juni 2026. Prakiraan ini menunjukkan variasi kondisi atmosfer yang signifikan di setiap wilayah administratif kota tersebut.
Dinamika atmosfer yang terjadi menunjukkan adanya perbedaan mencolok antara wilayah pesisir dan daerah yang berada di dataran yang lebih tinggi. Perbedaan ini memengaruhi suhu udara serta tingkat kelembapan yang dirasakan oleh masyarakat sepanjang hari.
Pihak berwenang mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Secara spesifik, terdapat prediksi mengenai potensi hujan disertai sambaran petir di beberapa titik strategis perkotaan mulai dari pagi hingga menjelang malam hari.
Kondisi cuaca di Kecamatan Koto Tangah, misalnya, diprediksi mengalami rentang kondisi yang bervariasi, mulai dari udara kabur, berawan, hujan ringan, hingga potensi sambaran petir. Rentang suhu di area ini diperkirakan berkisar antara 20 hingga 27 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara di Koto Tangah juga tercatat cukup tinggi, dengan persentase kelembapan yang dilaporkan mencapai antara 78 hingga 99 persen. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta untuk memantau pembaruan data cuaca secara berkala.
Data resmi dari BMKG memetakan distribusi cuaca secara mendetail di seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang. Perbedaan topografi antar wilayah menjadi faktor utama yang menyebabkan fluktuasi suhu yang cukup kontras, terutama di sektor timur kota.
Wilayah yang terletak di kawasan dataran tinggi, seperti Kecamatan Pauh dan Lubuk Kilangan, diprediksi akan mencatat suhu minimum yang lebih rendah dibandingkan dengan wilayah lainnya. Kecamatan Pauh diprediksi menjadi titik terdingin dengan suhu terendah yang bisa mencapai 17 derajat Celsius.
Kondisi atmosfer yang lebih pekat juga teramati di wilayah perbukitan tersebut, memicu fenomena seperti udara kabur, potensi petir, dan bahkan kabut. Di Pauh, tingkat kelembapan udara maksimal bahkan diprediksi menyentuh angka 99 persen.
"Karakteristik cuaca lokal ini kerap memicu petir secara mendadak di tengah kondisi udara yang kabur," disampaikan oleh petugas BMKG terkait pemantauan di kawasan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah.






.png)