BOGORPLUS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang secara resmi mengumumkan peniadaan sementara kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar di kawasan Jembatan Ampera. Keputusan ini diambil khusus untuk periode hari Minggu, 28 Juni 2026.
Keputusan temporer ini didasari oleh kebutuhan untuk mendukung penuh kelancaran acara besar bertajuk Mandiri Ampera Tourism Run 2026. Ajang lari ini diprediksi akan menarik minat ribuan peserta, sehingga memerlukan fokus penuh dari pihak penyelenggara.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa penutupan jalur untuk aktivitas olahraga mingguan warga tersebut bersifat sementara. Prioritas utama saat itu adalah memastikan kesuksesan event lari berskala besar yang sudah terdaftar.
Transjakarta Lakukan Penyesuaian Rute: Layanan 1N dan 10D Akan Berhenti Beroperasi Mulai Juli
"Benar, CFD untuk sementara ditiadakan, bukan tanpa alasan karena bertepatan dengan event yang peminatnya cukup banyak. Kita fokus dulu pada pelaksanaan Ampera Tourism Run," kata Ratu Dewa.
Selain Mandiri Ampera Tourism Run, Ratu Dewa juga mengungkapkan bahwa Jembatan Ampera akan dipersiapkan untuk agenda olahraga masif lainnya dalam waktu dekat. Salah satu agenda yang disebut adalah Bhayangkara Run yang menawarkan berbagai kategori jarak tempuh bagi para pelari.
Masyarakat tidak perlu khawatir karena fasilitas ruang publik ikonik tersebut akan segera dapat diakses kembali. Penutupan jalur ini hanya berlaku selama akhir pekan yang bertepatan dengan penyelenggaraan kompetisi olahraga tersebut.
"Hanya untuk pekan pelaksanaan event. Minggu berikutnya CFD kembali berjalan seperti biasa," ujar Ratu Dewa.
Mandiri Ampera Tourism Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, dimulai pukul 05.00 hingga 07.00 WIB di area Jembatan Ampera. Agenda ini merupakan bagian penting dari perayaan Hari Ulang Tahun Kota Palembang yang ke-1.343.
Pemerintah daerah menargetkan jumlah pelari yang berpartisipasi dalam kegiatan ini akan mencapai lebih dari 5.000 peserta. Target ambisius ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi lokal Palembang.






.png)