bogorplus.id – Fungsi dari rantai motor adalah sebagai sarana untuk menggerakkan roda belakang, yaitu dengan mentransfer putaran mesin dari counter shaft transmisi ke roda belakang motor. Mengetahui cara merawat rantai motor sangat krusial agar rantai tetap awet dan terhindar dari karat.

Karena perannya yang signifikan, rantai motor membutuhkan perawatan agar lebih kuat dan bertahan lama, misalnya dengan rutin mengaplikasikan pelumas pada rantai untuk mencegahnya dari kekeringan dan korosi.

Dengan demikian, kinerja perpindahan putaran dari mesin ke roda belakang yang dihubungkan oleh rantai dapat berfungsi dengan optimal tanpa masalah. Salah satu penyebab rantai keteng cepat aus adalah minimnya pelumasan pada rantai.

Untuk mengatur rantai, cukup dengan membuka mur yang ada di roda belakang, kemudian kendurkan bautnya, lalu putar mur sesuai dengan kekencangan rantai yang diinginkan, dan kencangkan kembali semua mur dan baut.

3 Cara Merawat Rantai Motor Agar Tidak Berkarat Dan Biar Awet

1. Mengenal Komponen Rantai

Sebelum melanjutkan ke cara merawat rantai motor, penting untuk mengenal bagian-bagian yang terdapat pada rantai motor.

Pada umumnya, rantai motor terhubung dengan drive sprocket (gear mesin) dan driven sprocket (gear pada roda motor). Rantai sendiri tersusun dari roller link yang saling tersambung dan dihubungkan oleh link yang berfungsi sebagai penghubung dua bagian rantai.

Selain itu, perhatikan pula jenis rantai yang digunakan, ada variasi ukuran antara rantai motor bebek dan sport. Variasi ini mencakup panjang rantai dan ukuran dari roller link.