bogorplus.id - Industri perfilman Indonesia terus menunjukkan taji di kancah global melalui karya-karya yang kompetitif dan berkualitas. Tidak sekadar menjadi sarana hiburan, film-film karya sineas tanah air kini semakin diperhitungkan berkat kekuatan narasi, kedalaman karakter, serta pencapaian teknis yang mumpuni. Terbukti, banyak film lokal yang mampu bersaing di festival internasional dan membawa pulang berbagai penghargaan bergengsi.

Berikut adalah 27 rekomendasi film Indonesia terbaik yang patut masuk dalam daftar tontonan Anda:

1. Dua Garis Biru (2019)
Film ini menjadi fenomena saat perilisannya karena berani mengangkat topik tabu mengenai kehamilan di luar nikah di kalangan remaja. Disutradarai oleh Gina S. Noer, film yang dibintangi Adhisty Zara dan Angga Yunanda ini berhasil menyabet gelar Skenario Asli Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2019.

2. 27 Steps of May (2019)
Mengangkat isu trauma pascakekerasan seksual, film ini menampilkan akting luar biasa dari Raihaanun yang membuahkan penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2019. Ceritanya berfokus pada perjuangan May dalam menghadapi trauma mendalam selama delapan tahun.

3. The Raid (2011)
Disutradarai oleh Gareth Evans, The Raid menjadi batu loncatan bagi aktor laga Indonesia seperti Iko Uwais, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian ke industri Hollywood. Film ini mendapat pujian internasional berkat koreografi pencak silat yang intens.

4. Laskar Pelangi (2008)
Adaptasi novel karya Andrea Hirata ini menjadi salah satu film paling ikonik di Indonesia. Mengambil latar di Belitung, film garapan Riri Riza ini menonjolkan perjuangan anak-anak daerah dalam menempuh pendidikan dan telah diputar di berbagai festival film internasional.

5. Ave Maryam (2018)
Film ini sempat memicu diskusi hangat karena mengangkat tema sensitif mengenai hubungan asmara antara biarawati dan pastor. Dengan latar Ambarawa tahun 1998, film ini pertama kali tayang di Hanoi International Film Festival 2018.

6. Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)
Karya sutradara Mouly Surya ini berhasil mencuri perhatian di Festival Film Cannes 2017. Mengusung genre satire thriller, film ini menceritakan perjuangan seorang janda di Sumba dalam mencari keadilan setelah menjadi korban kejahatan.

7. Pengabdi Setan (2017)
Joko Anwar berhasil menghidupkan kembali genre horor Indonesia melalui film ini. Menjadi salah satu film terlaris pada tahun 2017 dengan 4,2 juta penonton, Pengabdi Setan juga sukses menembus pasar internasional seperti Jepang dan Amerika Serikat.