bogorplus.id - Pemerintah memastikan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) akan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Keputusan tersebut telah final, namun penyampaiannya kepada publik akan dilakukan oleh Menteri Koordinator Perekonomian.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan menjadi pihak yang mengumumkan kebijakan tersebut.
“Sudah diputuskan, nanti diumumkan, bukan saya yang ngomong, bukan saya (mengumumkan) nanti, Pak Menko Perekonomian,” ujar Purbaya di lansir dari antaranews, Kamis (26/3).
Pemerintah menargetkan kebijakan WFH mampu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) hingga 20 persen.
Meski demikian, Purbaya menilai perhitungan tersebut belum bersifat pasti dan perlu dilihat secara lebih komprehensif.
Ia menegaskan, penghematan BBM bukan satu-satunya indikator keberhasilan kebijakan. Aktivitas ekonomi yang meningkat justru dapat memberikan dampak positif terhadap penerimaan negara.
“Hemat saya mungkin enggak di sananya, karena ekonomi aktifnya naik, bisnis naik cepat, konsumsi naik. Tapi kalau pajak saya juga naik, selaras dengan itu kan saya untung juga,” jelasnya.
Menurut Purbaya, pemerintah menggunakan pendekatan menyeluruh dalam menilai dampak kebijakan tersebut, termasuk potensi peningkatan aktivitas bisnis dan konsumsi masyarakat.
