BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Kabupaten Sidoarjo pada Minggu, 21 Juni 2026. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai sambaran petir di beberapa titik.
Secara spesifik, BMKG memprediksi bahwa wilayah Lebo, yang berada di Kecamatan Sidoarjo, akan menjadi salah satu area yang terdampak paling signifikan. Fenomena ini diperkirakan akan disertai dengan kilat, petir, dan potensi hembusan angin kencang.
Fenomena cuaca ekstrem di Lebo tersebut diprakirakan akan terjadi pada rentang waktu dini hari, yaitu mulai pukul 02.10 WIB hingga pukul 04.20 WIB. Setelah periode puncak tersebut, kondisi cuaca di wilayah tersebut diprediksi akan berangsur membaik menjadi hujan ringan.
Api Lahap Pabrik Mainan di Medan Johor, Petugas Berjuang Padamkan Kobaran Lebih dari Enam Jam
Kondisi atmosfer di Sidoarjo menunjukkan adanya fluktuasi yang cukup dinamis sejak malam hari menjelang dini hari. Selain hujan, data menunjukkan adanya kemunculan kabut asap tipis yang sempat menyelimuti beberapa kawasan dan memengaruhi jarak pandang.
Pada tengah malam, pukul 12 AM, cuaca terpantau masih cerah dengan suhu udara berada di angka 23 derajat Celsius. Pada saat itu, kelembapan udara tercatat cukup tinggi mencapai 83 persen, dengan kecepatan angin relatif ringan dari arah Selatan sebesar 4,7 kilometer per jam.
Memasuki pukul 1 AM, terjadi perubahan signifikan di mana kabut asap tipis mulai menyelimuti wilayah Sidoarjo. Hal ini menyebabkan penurunan drastis pada jarak pandang atau visibilitas, yang tercatat hanya mencapai 2,8 kilometer saja.
Banyak masyarakat Sidoarjo yang penasaran mengenai kondisi udara di daerah mereka, yang seringkali terasa panas dan lembap. Data parameter atmosfer memberikan penjelasan ilmiah terkait mengapa hal ini terjadi, terutama terkait suhu puncak dan kelembapan udara yang tinggi.
Suhu udara di Sidoarjo diprediksi akan mencapai titik tertingginya pada siang hari, yaitu menyentuh angka 32 derajat Celsius, diperparah dengan tingkat kelembapan yang mencapai 91 persen di beberapa lokasi, sehingga menimbulkan rasa gerah yang signifikan.
Tekanan atmosfer standar yang dinormalisasi di wilayah Sidoarjo tercatat sebesar 1.013,25 milibar (mb). Sementara itu, tekanan udara pada pukul 23.00 waktu setempat berada sedikit di bawahnya, yaitu pada angka 1.012 mb.






.png)