BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Bali telah merilis prakiraan cuaca untuk hari Minggu, 21 Juni 2026, yang menunjukkan dominasi hujan ringan di beberapa wilayah administratif. Fokus utama prakiraan kali ini adalah Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Tabanan, dua wilayah di Bali yang diperkirakan akan mengalami curah hujan intensitas rendah sejak pagi hingga menjelang malam hari.

Secara spesifik, kondisi atmosfer di bagian barat dan tengah Pulau Dewata terpantau menunjukkan adanya akumulasi awan yang berpotensi membawa hujan. BMKG mengimbau masyarakat setempat agar selalu waspada terhadap potensi perubahan kondisi lapangan yang cepat.

Selain hujan ringan, masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi kemungkinan adanya potensi angin kencang yang dapat menyertai fenomena hujan tersebut di wilayah terdampak. Suhu udara di daerah ini diprediksi relatif hangat, namun kelembaban udara tercatat cukup tinggi mendekati batas maksimal.

Pihak berwenang meminta para pelancong dan warga lokal untuk terus memperbarui informasi cuaca secara berkala guna mengantisipasi perkembangan kondisi terkini di Bali. Data spesifik yang dirilis oleh BMKG menunjukkan variasi suhu dan tingkat kelembaban yang cukup kentara antar kedua kabupaten tersebut.

Untuk Kabupaten Jembrana pada hari Minggu, 21 Juni 2026, dipastikan akan mengalami hujan ringan di sebagian besar wilayahnya. Suhu udara terendah di Jembrana diproyeksikan menyentuh angka 23 derajat Celsius, sementara suhu tertingginya dapat mencapai 30 derajat Celsius.

Tingkat kelembaban udara di Jembrana terpantau sangat tinggi, berkisar antara 70 persen hingga menyentuh angka 97 persen, yang membuat udara terasa lebih lembap di sepanjang wilayah pesisir maupun daratan.

Sementara itu, Kabupaten Tabanan juga bersiap menghadapi potensi turunan hujan ringan pada kurun waktu yang sama. Rentang suhu udara di kawasan lumbung padi Bali ini tercatat berada pada kisaran 23 derajat Celsius hingga maksimal 30 derajat Celsius, serupa dengan Jembrana.

"Tingkat kelembaban udara di wilayah Kabupaten Tabanan sedikit berbeda, BMKG mencatat persentase kelembaban bergerak pada angka minimal 74 persen hingga menyentuh batas atas sebesar 96 persen," demikian informasi yang disampaikan oleh BMKG Bali.

Warga yang hendak melintasi jalur utama Denpasar menuju Gilimanuk diimbau untuk meningkatkan kehati-hatian. Hal ini disebabkan jarak pandang berpotensi menurun saat intensitas hujan meningkat di area sekitar Jembrana dan Tabanan.