BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi di Jalan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada hari Minggu (21/6) dini hari. Peristiwa ini melibatkan sebuah truk tronton yang diduga mengalami kegagalan fungsi rem, mengakibatkan tabrakan beruntun yang merenggut nyawa dua anak di bawah umur.
Kecelakaan maut ini terjadi pada Minggu (21/6) sekitar pukul 04.15 WIB, melibatkan total empat kendaraan yang berada di lokasi kejadian. Dampak dari tabrakan beruntun tersebut sangat fatal, khususnya bagi dua penumpang mobil pikap yang harus mengembuskan napas terakhir.
Peristiwa bermula ketika truk tronton merek CAMC yang dikemudikan oleh Bahrum Tarigan bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Sidikalang. Kendaraan berat tersebut dilaporkan melaju tidak terkendali di jalur yang sama dengan kendaraan lain.
Menurut keterangan polisi, dugaan awal penyebab kecelakaan ini adalah masalah teknis pada sistem pengereman truk. "Diduga mengalami rem blong dan menabrak bagian belakang mobil Isuzu Box bernomor polisi B 9250 YXX yang berjalan searah di depannya," kata Analisa Sinuraya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Dairi Aipda.
Benturan keras yang pertama kali mengenai mobil Isuzu Box yang dikemudikan oleh Ferengki Situmorang (33) menyebabkan mobil tersebut kehilangan kendali. Mobil boks tersebut terlempar hingga ke bahu jalan di sisi kanan akibat kekuatan hantaman truk tronton tersebut.
Meskipun telah menabrak mobil boks, truk tronton masih belum berhenti dan terus melaju tanpa kendali. Truk tersebut kemudian kembali menghantam kendaraan lain yang berada di depannya, yaitu mobil Daihatsu Grand Max Pick Up bernomor polisi BK 8219 PO yang dikemudikan oleh Andreas Sinaga (18).
Tragedi memilukan terjadi ketika salah satu penumpang mobil pikap terjatuh akibat benturan keras tersebut. Korban yang merupakan anak-anak itu kemudian terlindas oleh truk di badan jalan sebelah kanan.
"Sesaat setelah tabrakan terjadi, salah satu penumpang terjatuh dari kendaraan dan terlindas oleh truk di badan jalan sebelah kanan. Korban meninggal dunia masih anak-anak. Kedua korban merupakan penumpang kendaraan pikap," kata Analisa Sinuraya, Kanit Gakkum Satlantas Polres Dairi Aipda.
Insiden fatal ini menyebabkan dua penumpang mobil pikap meninggal dunia di lokasi kejadian. Pihak kepolisian dari Polres Dairi segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap kecelakaan beruntun ini.






.png)