bogorplus.id - Semangat kebersamaan pasca-Idulfitri terasa kuat di Kampung Silat Jampang, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 250 pesilat dari puluhan perguruan berkumpul dalam kegiatan “Lebaran Jawara Kampung Silat Jampang” yang digelar di Aula Masjid Al-Mabrina, Kawasan Zona Madina, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar pesilat sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Ketua Umum Kampung Silat Jampang, Daswara Sulanjana, menegaskan bahwa Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga ajang memperkuat persaudaraan.
“Lebaran kan momentum yang sangat bermakna bagi semua sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, perkuat persaudaraan, serta saling memaafkan setelah ibadah di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pencak silat memiliki peran lebih dari sekadar seni bela diri. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mampu membentuk karakter serta memperkuat identitas budaya di tengah arus modernisasi.
“Pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan identitas budaya,” katanya.
Daswara menilai, tantangan zaman menuntut adanya kolaborasi yang kuat antar komunitas silat.
Karena itu, kegiatan seperti ini dinilai penting sebagai wadah untuk mempertemukan para jawara, pendekar, hingga generasi muda.

