BOGORPLUS.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara secara resmi memulai realisasi pembangunan sejumlah ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Langkah awal ini ditandai dengan dimulainya pekerjaan peningkatan kualitas fisik Jalan Sudirman di Kota Sibolga pada hari Rabu, 17 Juni 2026.
Kegiatan peninjauan langsung terhadap progres awal proyek infrastruktur strategis ini dilakukan oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani. Ia didampingi oleh perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut serta Kepala Dinas PU Kota Sibolga.
Dilansir dari Detikcom, Rahmansyah Sibarani menyampaikan apresiasinya kepada berbagai pihak yang telah mendukung terealisasinya proyek pembangunan jalan ini di wilayah tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Dinas PUPR Sumut, serta rekan-rekan DPRD Sumut baik yang di Badan Anggaran dan Komisi D yang telah memberikan perhatian terhadap pembangunan jalan provinsi di Sibolga dan Tapanuli Tengah," ujar Rahmansyah Sibarani, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk proyek peningkatan jalan ini sebetulnya sudah disiapkan dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P.APBD) Tahun 2025. Namun, pelaksanaan proyek sempat mengalami penundaan atau kemunduran jadwal akibat adanya musibah banjir yang melanda wilayah tersebut.
"Hari ini progres pembangunan telah dimulai. Selain Jalan Sudirman Kota Sibolga, juga akan dilakukan pembangunan ruas jalan yang mengalami kerusakan di beberapa titik ruas jalan provinsi lainnya di Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Rahmansyah Sibarani, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.
Antisipasi Bentrok di Surabaya, Bakesbangpol Jatim Soroti Potensi Provokasi Saat Konvoi Massa
Beberapa ruas jalan lain yang masuk dalam daftar proyek yang dijadwalkan berjalan pada tahun ini meliputi penanganan Jalan Sibuluan-Aek Horsik, ruas Jalan Sorkam menuju Barus, serta pembangunan dinding penahan longsor pada jalur Husor menuju Pakkat Humbang Hasundutan.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmansyah Sibarani juga menyampaikan imbauan penting kepada para pelaku usaha transportasi yang beroperasi di jalur tersebut untuk memperhatikan daya dukung infrastruktur yang ada.
"Kami mengimbau para pengusaha angkutan agar memperhatikan kapasitas jalan. Tadi kami melihat ada kendaraan yang diperkirakan membawa muatan hingga 50 sampai 60 ton. Tenu ini sudah jauh melebihi kemampuan konstruksi jalan dan berpotensi mempercepat kerusakan," tegas Rahmansyah Sibarani, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.






.png)