bogorplus.idPemkot Bogor resmi melantik pengurus Forum Anak Kota Bogor periode 2026-2028 di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Jumat (27/2/2026). Forum ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam merespons beragam persoalan generasi muda.

Kepala DP3A Kota Bogor, Rakhmawati menerangkan, kepengurusan diperbarui setiap dua tahun melalui seleksi terbuka yang melibatkan 90 anak.

“Dari 90 anak tersebut, sebanyak 48 anak menjadi pengurus tingkat kota, sementara sisanya bertugas sebagai koordinator wilayah di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Berikutnya, Forum Anak akan menjalakan peran sebagai Pelapor dan Pelopor (2P) untuk mengidentifikasi permasalahan dan menyuarakan hak anak.

“Inilah anak-anak terbaik yang sudah melalui proses seleksi,” katanya.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi pengurus sebelumnya, namun mengingat tantangan akan semakin berat kedepannya, terutama dengan maraknya kasus bullying saat ini.

“Saya baru mendapat laporan tentang bullying, di mana senior memalak adik tingkatnya, lalu uangnya digunakan untuk praktik terlarang. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Dedie Rachim meminta Forum Anak tidak hanya sekedar seremonial.

“Kalian harus punya inspirasi bagaimana kita bisa menekan angka judol, pijol, bullying, pornografi, dan narkoba di lingkungan kalian,” ujar Dedie.