bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor semakin serius menertibkan parkir liar di kawasan Stadion Pakansari
Bersama kepolisian dan TNI, petugas kini memperketat pengawasan demi menjaga kenyamanan masyarakat, khususnya saat akhir pekan dan pelaksanaan Car Free Day (CFD).
Penertiban dilakukan secara bertahap dengan pendekatan persuasif. Petugas baru mengambil tindakan setelah kegiatan CFD selesai agar tidak mengganggu warga yang berolahraga maupun menikmati suasana pagi.
Hasilnya mulai terlihat. Pelanggaran parkir di Stadion Pakansari yang sebelumnya tinggi kini turun signifikan, menyisakan sekitar 5 persen saja.
Mayoritas pelanggar berasal dari pengunjung baru yang belum memahami aturan.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Hengky, menyebut keberhasilan ini tak lepas dari sosialisasi yang masif.
“Kalau yang sudah sering beraktivitas di Pakansari, baik olahraga maupun sekadar berkumpul, sekarang sudah tertib dan memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan. Artinya, sosialisasi yang kita lakukan sudah sangat efektif,” ujarnya.
Untuk meningkatkan efek jera, Pemkab Bogor mulai menerapkan sanksi bertahap. Setelah sebelumnya hanya mengempeskan ban kendaraan, kini petugas akan meningkatkan tindakan dengan penggembokan, hingga penilangan yang melibatkan pihak kepolisian.
Dalam penertiban terbaru, petugas menindak lima kendaraan yang parkir liar terdiri dari tiga sepeda motor dan dua mobil. Meski demikian, masyarakat justru menunjukkan respons positif terhadap langkah tegas tersebut.

