bogorplus.id- Sejumlah pedagang di area kuliner lantai dua Pasar Jambu Dua, Kota Bogor, mendesak pengelola segera memfasilitasi penambahan sarana pendukung, seperti blower, kipas angin, meja, dan kursi.

Kondisi yang dirasa terlalu panas menjadi keluhan utama para pelaku usaha di sentra kuliner baru tersebut.

Mutiara (20), penjaga kios photobooth, mengungkapkan bahwa suhu di lantai dua masih terasa tidak nyaman karena minimnya sirkulasi udara yang memadai.

Menurutnya, kipas angin yang disediakan pengelola sejak dua pekan terakhir jumlahnya masih terbatas dan belum mampu meredam hawa panas.

"Walaupun saya jaga kios photobooth yang pengunjungnya tidak harus duduk lama, tetap saja kalau panas jadi tidak nyaman. Orang mau foto juga biasanya pakai makeup, kalau panas pasti tidak nyaman," ujar Mutiara saat ditemui di lokasi, Minggu (5/7/2026).

Selain masalah pendingin udara, Mutiara juga menyoroti kekurangan meja dan kursi, terutama bagi pengunjung yang membeli makanan untuk disantap di tempat.

Ia bahkan kerap mengalah dengan mengizinkan kursi di kiosnya digunakan oleh pengunjung yang kesulitan mencari tempat duduk.

Keluhan serupa disampaikan Bimbi (28), penjaga kios Mi Nyemek. Ia menilai fasilitas dasar sudah cukup baik, namun sirkulasi udara memerlukan penanganan lebih serius.

"Kalau menurut saya, di sini memang seharusnya ada blower. Soalnya hampir semua tenant memasak, jadi udara panasnya bisa terangkat. Kalau cuma pakai kipas, rasanya masih kurang, makanya saya bawa tambahan kipas angin juga ini," tutur Bimbi.