bogorplus.id - Timnas Indonesia dilaporkan masih menghadapi tantangan besar terkait komposisi pemain di sektor lini tengah dan lini depan.
Masalah klasik mengenai kreativitas permainan dan ketajaman penyelesaian akhir ini menjadi perhatian serius para pengamat sepak bola nasional menjelang laga-laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pengamat sepak bola menilai bahwa ketergantungan pada beberapa figur kunci di lini tengah membuat alur serangan Garuda mudah terbaca oleh lawan.
Selain itu, tumpulnya barisan striker dalam mengonversi peluang menjadi gol masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pelatih Shin Tae-yong.
Efektivitas di depan gawang lawan dianggap belum mencapai level ideal untuk bersaing di tingkat Asia yang lebih kompetitif.
Menurut pandangan pakar, melakukan perombakan besar atau mencari solusi instan untuk mengisi posisi-posisi vital tersebut sangat sulit dilakukan dalam waktu singkat.
Hal ini mengingat jadwal padat dan keterbatasan waktu kumpul pemain dalam kalender FIFA Series atau jeda internasional mendatang.
"Tidak mungkin melakukan perubahan radikal atau menemukan komposisi yang benar-benar baru dalam waktu yang sangat mepet," ujar salah satu pengamat.
Fokus utama saat ini seharusnya adalah memaksimalkan potensi pemain yang ada serta meningkatkan koordinasi antar lini yang sudah terbentuk.