bogorplus.id - Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Galuga, Kabupaten Bogor, memasuki babak baru. 

Setelah proses lelang tuntas dan pemenang ditetapkan, Pemkot dan Pemkab Bogor kini mempercepat tahap lanjutan demi memulai pembangunan paling lambat akhir 2026.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan bahwa proyek strategis tersebut telah mengantongi sejumlah prasyarat penting, termasuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, lelang PSEL di Galuga sudah selesai dan ada pemenangnya, lalu juga sudah ada MoU. Ini kan sifatnya Bogor Raya, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor untuk secara bersama-sama menjalankan proyek ini,” ujar Dedie, Rabu (8/4/2026).

Saat ini, kedua pemerintah daerah tengah fokus menyelesaikan aspek administratif yang menjadi kunci sebelum pembangunan fisik dimulai. 

Salah satu langkah krusial adalah penentuan titik koordinat lokasi pembangunan di kawasan Galuga.

Dedie menegaskan pentingnya sinergi antara kedua wilayah dalam menentukan lokasi final proyek tersebut.

“Nah kami tentu berharap untuk penetapan lokasi Galuganya di koordinat mana, kami berharap dari Kabupaten Bogor bisa menyampaikan kira-kira usulannya di mana dan kemudian kami akan bantu untuk penyelesaian atau finalisasi administrasinya,” jelasnya.

Dengan seluruh tahapan yang terus bergerak maju, pemerintah optimistis proyek ini segera terealisasi.