BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kota Malang pada hari Senin, 22 Juni 2026. Prakiraan tersebut menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di seluruh kecamatan di Kota Malang akan didominasi oleh cuaca cerah sepanjang hari.

Informasi ini dirilis oleh BMKG untuk memberikan panduan kepada masyarakat Kota Malang mengenai kondisi meteorologis yang akan berlangsung. Cuaca cerah yang merata ini diharapkan dapat mendukung kelancaran berbagai aktivitas warga, baik di pagi hari hingga menjelang malam tiba.

Suhu udara di Kota Malang pada hari tersebut diperkirakan memiliki rentang yang cukup stabil, yakni berkisar antara suhu terendah 20 derajat Celsius hingga mencapai puncak maksimum 29 derajat Celsius. Warga yang akan beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk tetap memperhatikan fluktuasi suhu lokal meskipun cuaca diprediksi cerah.

Secara spesifik, data resmi BMKG memetakan bahwa Kecamatan Sukun dan Kedungkandang akan mengalami suhu maksimum tertinggi dibandingkan wilayah lain. Di Kecamatan Sukun, cuaca cerah diprediksi berlangsung seharian dengan rentang suhu antara 21 hingga 29 derajat Celsius.

Sementara itu, Kecamatan Kedungkandang juga diprediksi cerah dengan sedikit perbedaan pada suhu minimum yang sedikit lebih hangat, berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celsius. Tingkat kelembaban udara di kedua wilayah ini terpantau cukup bervariasi, yakni antara 56 hingga 95 persen.

Di sisi lain, Kecamatan Lowokwaru tercatat sebagai wilayah dengan suhu udara paling rendah pada hari itu, yaitu antara 20 hingga 27 derajat Celsius. Wilayah Lowokwaru diprediksi cerah dengan kelembaban udara berada di kisaran 60 hingga 95 persen.

Kecamatan Blimbing dan Klojen juga akan menikmati cuaca cerah dengan suhu udara masing-masing berkisar 21 hingga 28 derajat Celsius. "Wilayah Klojen yang berada di pusat kota juga diprediksi cerah dengan suhu udara berkisar antara 21 hingga 28 derajat Celsius, sedangkan kelembaban udaranya berada di angka 59 hingga 94 persen," sebagaimana tertera dalam data BMKG.

Meskipun seluruh area kompak berstatus cerah, terdapat perbedaan tipis dalam detail suhu dan tingkat kelembaban antar kecamatan. Kondisi atmosfer di Malang ini dinilai relatif lebih kering jika dibandingkan dengan parameter cuaca di beberapa kota besar lain di Indonesia.

Sebagai perbandingan regional, tingkat kelembaban di Surabaya tercatat 65 persen dengan kecepatan angin 15 km/jam, sementara Jakarta berada di angka 75 persen dengan angin 12 km/jam. "Kota Medan mencatatkan kelembaban tertinggi mencapai 90 persen dengan pergerakan angin berkecepatan 10 kilometer per jam," bunyi salah satu data pembanding tersebut.