BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk Kota Medan pada hari Kamis, 25 Juni 2026. Prakiraan tersebut menyoroti kondisi udara yang diselimuti kabut dan tingkat polusi yang signifikan di ibu kota Provinsi Sumatra Utara ini.

Kondisi atmosfer Kota Medan hari ini ditandai dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi, mencapai angka 91 persen berdasarkan pemantauan awal yang dilakukan oleh BMKG. Tingginya kelembapan ini turut memengaruhi jarak pandang di wilayah tersebut.

Akibat kondisi ini, jarak pandang horizontal di Kota Medan dilaporkan terbatas, berada di bawah tujuh kilometer. Pembatasan jarak pandang ini menjadi salah satu indikator utama buruknya kualitas udara yang terjadi.

Lebih lanjut, BMKG mengonfirmasi bahwa tingkat polusi udara di Kota Medan saat ini telah memasuki kategori tinggi. Kondisi atmosfer lingkungan setempat diklasifikasikan sebagai tidak sehat, terutama bagi kelompok masyarakat yang sensitif terhadap polusi.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau seluruh warga Kota Medan untuk mengambil langkah antisipatif terhadap potensi dampak buruk polusi saat mereka melakukan aktivitas di luar ruangan pada hari ini. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko kesehatan akibat paparan udara tidak sehat.

Secara umum, rentang prakiraan cuaca untuk periode sepuluh hari ke depan, terhitung mulai 25 Juni hingga 4 Juli 2026, menunjukkan adanya variasi yang cukup dinamis pada berbagai parameter udara di beberapa titik. Terdapat perbedaan minor dalam pergerakan angin dan kelembapan awal antara Kota Medan dan wilayah Medan Tenggara.

Dikutip dari BMKG, prakiraan fluktuasi berkala mencakup dinamika kondisi cuaca, suhu udara, serta tingkat kelembapan sepanjang periode sepuluh hari ke depan. Data ini menjadi panduan bagi masyarakat untuk merencanakan kegiatan mereka.

Meskipun hari ini didominasi oleh udara kabur dan polusi, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi menjelang akhir bulan. Fenomena ini memerlukan perhatian khusus dari warga setempat.

BMKG memproyeksikan bahwa wilayah Kota Medan akan diterpa fenomena hujan petir dan petir pada tanggal 30 Juni dan 1 Juli 2026. Prakiraan ini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola cuaca dalam waktu dekat.