BOGORPLUS.ID - Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) secara resmi telah mengajukan keberatan kepada FIFA menyusul keputusan mendadak mengenai pencabutan hak alokasi tiket khusus bagi para pendukung Iran. Langkah ini memicu reaksi keras dari otoritas sepak bola nasional mereka.

Pembatalan alokasi tiket tersebut terjadi dalam waktu yang sangat singkat, yakni kurang dari tiga hari sebelum turnamen akbar Piala Dunia 2026 dijadwalkan untuk dimulai. Situasi ini menimbulkan kebingungan yang signifikan di kalangan suporter dan pihak terkait.

Peristiwa krusial ini terungkap terjadi pada hari Rabu, 10 Juni 2026, bertepatan dengan mendekatnya jadwal pertandingan pembuka kompetisi sepak bola dunia tersebut. Dampak dari keputusan ini langsung terasa pada laga perdana.

Laga pembuka yang menjadi pusat perhatian akibat kontroversi ini dijadwalkan akan mempertemukan tim nasional Meksiko dengan Afrika Selatan. Keputusan FIFA ini secara signifikan memengaruhi persiapan dan logistik kedua tim serta pendukung mereka.

"Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) secara resmi melayangkan protes kepada FIFA terkait pencabutan hak alokasi tiket untuk pendukung mereka," demikian dikonfirmasi melalui pernyataan resmi.

Keputusan mendadak yang tiba-tiba membatalkan alokasi tiket ini menimbulkan kebingungan besar di kalangan federasi, mengingat waktu pelaksanaan turnamen sudah sangat dekat. Hal ini diungkapkan dalam keterangan pers yang diterima oleh media.

"Keputusan mendadak ini menimbulkan kebingungan besar karena pembatalan terjadi kurang dari tiga hari sebelum laga pembuka Piala Dunia 2026," bunyi pernyataan tersebut.

Peristiwa ini menjadi sorotan utama karena terjadi tepat menjelang dimulainya turnamen akbar sepak bola dunia tersebut pada Rabu, 10 Juni 2026. Situasi ini menambah dinamika menjelang kick-off.

Dilansir dari PORTAL7.CO.ID, laga pembuka antara Meksiko melawan Afrika Selatan menjadi salah satu pertandingan yang paling terpengaruh oleh keputusan administrasi mendadak dari badan sepak bola tertinggi dunia ini.