bogorplus.id-  Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia resmi meluncurkan platform Madrasah Digital Supervision (Magis).

 Sebuah inovasi pengawasan berbasis digital yang diproyeksikan mampu menghemat anggaran hingga Rp680 miliar per tahun.

Inovasi ini disampaikan langsung oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amin Suyitno.

“Potensi penghematannya bisa sampai Rp680 miliar per tahun,” jelas Amin dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/2).

Apa Itu Platfrom Magis ?

Platform Magis dirancang untuk menggantikan sebagian fungsi pengawas madrasah yang selama ini mengawasi operasional unit pendidikan secara manual.

Dengan sistem digital ini, proses pengawasan dan perencanaan pendampingan bagi satuan pendidikan madrasah menjadi lebih efektif dan efisien.

Pengawasan manual sangat bergantung pada jadwal pengawas dan kapasitas sumber daya manusia.

Namun, dengan Magis, pengawasan dapat dilakukan secara lebih sistematis melalui transformasi data digital.