BOGOR – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor berencana menggelar program retret selama tiga pekan bagi para kepala desa (kades) terpilih pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2027 dan 2028 mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan para pemimpin desa yang baru memahami secara mendalam tugas, fungsi, serta tanggung jawab mereka.
Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Hadijana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pilkades akan dimulai kembali pada 2027 menyusul berakhirnya masa jabatan sejumlah kepala desa. Program retret ini dirancang sebagai masa orientasi intensif agar kades terpilih siap menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik.
"Retret selama tiga minggu ini bertujuan agar para kades memahami tugas dan fungsinya sebagai orang nomor satu di desa. Mereka akan diberikan pemahaman mendalam mengenai wewenang, kewajiban, serta strategi pengelolaan desa yang efektif," ujar Hadijana, Jumat (13/3/2026).
Selain materi manajerial, para kades juga akan mengikuti serangkaian agenda penguatan karakter. "Di sana nantinya akan ada latihan kedisiplinan, penguatan nilai kerohanian, hingga sesi pengenalan dengan tokoh-tokoh penting di Kabupaten Bogor," tambahnya.
Lebih lanjut, Hadijana menekankan pentingnya pemahaman mengenai tata kelola birokrasi dari tingkat pusat hingga daerah. Hal ini bertujuan agar para kepala desa memahami peran dan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Dalam pelaksanaannya, seluruh OPD hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan dilibatkan untuk memberikan materi secara langsung.
"Semua OPD termasuk Forkopimda akan memberikan materi. Jadi, para kades akan mengenal siapa Bupatinya, Kapolres, hingga Dandim. Mereka harus tahu siapa saja kepala OPD beserta tugas dan fungsinya, serta bagaimana bentuk hubungan koordinasi dengan desa nantinya," jelas Hadijana.
Sebagai penutup, ia menambahkan bahwa para kepala OPD juga akan mengisi sesi stadium general untuk memberikan masukan strategis mengenai keterkaitan antara program kerja OPD dengan pemerintahan desa demi terciptanya sinergi pembangunan daerah.