bogorplus.id - Menjaga kesehatan gigi dan gusi sering kali dianggap sepele oleh sebagian besar masyarakat. Padahal, kondisi mulut yang tidak terawat dapat berdampak fatal dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, mulai dari infeksi paru-paru hingga penyakit jantung koroner.
Mulut merupakan pintu gerbang utama bagi berbagai jenis bakteri. Sama seperti area tubuh lainnya, kebiasaan sehat diperlukan agar populasi bakteri tetap terkontrol. Jika diabaikan, infeksi pada gigi atau gusi dapat menyebar ke jaringan tubuh lain, seperti rahang dan leher, serta memengaruhi organ vital lainnya.
Risiko Penyakit Akibat Masalah Gigi dan Gusi
Berdasarkan data kesehatan, terdapat sejumlah penyakit serius yang dipicu oleh buruknya kebersihan mulut, di antaranya:
1. Komplikasi Jantung dan Paru-Paru: Bakteri di mulut dapat berpindah ke paru-paru dan memicu infeksi seperti pneumonia atau Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Selain itu, peradangan pada gusi atau penyakit periodontal berhubungan erat dengan kerusakan pembuluh darah yang memicu penyakit jantung koroner. Studi menunjukkan orang yang jarang membersihkan gigi memiliki risiko 70 persen lebih tinggi terkena gangguan jantung.
2. Gusi Bernanah dan Periodontitis: Gusi bengkak yang tidak segera diobati dapat berkembang menjadi periodontitis. Kondisi ini merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi, yang pada akhirnya menyebabkan gigi tanggal.
3. Resesi Gusi: Kondisi ini terjadi saat jaringan gusi melonggar dan tertarik hingga menampakkan akar gigi. Hal ini memudahkan bakteri masuk lebih dalam dan merusak struktur tulang gigi secara permanen.
4. Kelahiran Prematur: Bagi ibu hamil, infeksi gusi tidak boleh dianggap remeh. Bakteri penyebab peradangan diketahui dapat mencapai rahim dan memengaruhi kehamilan, sehingga meningkatkan risiko kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Langkah Perawatan Mandiri di Rumah
Menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur, merupakan langkah dasar yang wajib dilakukan. Namun, untuk perlindungan maksimal, diperlukan perawatan tambahan sebagai berikut:
Penggunaan Benang Gigi (Dental Floss): Efektif mengangkat sisa makanan di sela gigi yang tidak terjangkau sikat gigi, guna mencegah gusi bengkak dan berdarah.
- Berhenti Merokok: Rokok merusak sel gusi, mengganggu aliran darah, dan meningkatkan risiko kanker mulut serta pembentukan plak berlebih.
- Menjaga Pola Makan: Membatasi konsumsi makanan tinggi gula dan minuman bersoda untuk mencegah gigi berlubang dan abses.
- Berkumur dengan Obat Kumur: Gunakan obat kumur selama 30–60 detik secara teratur untuk menekan pertumbuhan bakteri dan menyegarkan napas.

