bogorplus.id - Program gentengisasi di jalur menuju kediaman Presiden RI Prabowo Subianto di kawasan Cijayanti hingga Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, melibatkan lebih dari 400 rumah warga dan sejumlah tempat usaha tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan program penataan kawasan tersebut murni diinisiasi kelompok masyarakat bersama pelaku usaha setempat untuk mempercantik lingkungan dan mendukung pengembangan desa wisata.

“Gentengisasi diinisiasi oleh beberapa kelompok masyarakat, jadi tidak menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah,” ujar Rudy kepada wartawan, Kamis (28/5/2026). 

Menurut Rudy, pemerintah daerah hanya hadir memberikan dukungan terhadap semangat warga yang ingin membenahi kawasan wisata agar lebih tertata, bersih, dan menarik bagi pengunjung.

Ia menyebut program tersebut tidak hanya menyasar rumah warga, tetapi juga sejumlah tempat usaha di sepanjang jalur Cijayanti hingga Bojongkoneng.

“Informasi terakhir kurang lebih sekitar 400 rumah lebih dan bukan hanya rumah, tetapi beberapa tempat-tempat usaha,” katanya. 

Rudy menjelaskan kawasan tersebut memiliki potensi wisata cukup besar karena dipenuhi coffee shop, tempat makan, hingga destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Di jalur tersebut memang banyak coffee shop, tempat makan, dan tempat wisata. Mereka sepakat membenahi kampungnya bersama-sama agar lebih rapi, lebih baik, dan lebih bersih,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, program gentengisasi itu tidak sepenuhnya menggunakan genteng tanah liat, melainkan memanfaatkan material spandek pasir, sebagai alternatif untuk mempercepat penataan kawasan dan menyesuaikan keterbatasan anggaran agar pekerjaan segera rampung.