bogorplus.id- Menjelang Hari Raya Iduladha, Dinas Peternakan dan Perikanan (Diskanak) Kabupaten Bogor menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.
Hingga akhir April 2026, sebanyak 5.000 ekor hewan telah diperiksa untuk memastikan kelayakan dan keamanan konsumsi masyarakat.
Pemeriksaan dilakukan secara intensif melalui petugas dari enam Pusat Kesehatan Hewan (puskeswan) yang disebar ke berbagai titik penjualan.
Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan rutin pemerintah daerah untuk menjamin hewan kurban bebas dari penyakit.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Diskanak Kabupaten Bogor, Hardy Hendriwan, menegaskan bahwa tren jumlah hewan kurban di wilayahnya justru terus meningkat setiap tahun, meski kondisi ekonomi belum sepenuhnya stabil.
“Untuk kurban, trennya itu tiap tahun naik, sekitar 5 sampai 10 persen peningkatannya dari data kami,” ujar Hardy, Selasa (28/4/2026).
Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, Diskanak juga mengingatkan para pedagang agar memastikan hewan yang dijual memenuhi standar kesehatan dan dilengkapi dokumen resmi dari daerah asal.
Hal ini penting untuk menjamin keamanan hewan serta mencegah penyebaran penyakit antarwilayah.
Tak hanya itu, aspek kebersihan kandang dan lingkungan penjualan turut menjadi perhatian utama. Diskanak secara aktif memberikan sosialisasi kepada pedagang agar menjaga higienitas area penampungan hewan.

