bogorplus.idBupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Ia ingin BUMD yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keuntungan sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.

Penegasan itu ia sampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) gabungan empat BUMD Pemerintah Kabupaten Bogor yang digelar di Hotel Horison Sayaga, Rabu (25/2).

Dalam forum tersebut, Rudy langsung memasang target besar: mulai 2026, tren profit seluruh BUMD harus meningkat signifikan.

Ia menyebut tahun 2025 menjadi fondasi penting karena seluruh BUMD tercatat tidak mengalami kerugian.

“Keuntungan pemerintah bukan hanya soal dividen, tetapi bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat. BUMD harus untung dan harus berdampak,”ujarnya.

Rudy memastikan pengelolaan BUMD di bawah kepemimpinannya tidak akan diwarnai kepentingan politik. Ia menekankan evaluasi jabatan komisaris dan direksi dilakukan secara objektif berbasis kinerja.

Menurutnya, pejabat yang masa jabatannya telah habis tetap berpeluang diperpanjang jika menunjukkan capaian positif. Sementara posisi yang kosong akan diisi melalui mekanisme Panitia Seleksi (Pansel).

“Bisnis itu butuh kepercayaan dan kebersamaan. Kita tidak mencari kesalahan, tapi membenahi bersama,” ujarnya.