bogorplus.id - Kebiasaan mencuci buah dan sayur menggunakan sabun masih sering ditemukan di masyarakat. Banyak yang beranggapan bahwa sabun, baik sabun cuci piring maupun sabun khusus, efektif menghilangkan bakteri dan sisa pestisida yang menempel pada permukaan kulit pangan. Namun, para ahli kesehatan justru memberikan peringatan terkait keamanan metode tersebut.
Buah dan sayur merupakan sumber vitamin, mineral, dan zat gizi esensial yang penting untuk menjaga berat badan ideal serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, menjaga kebersihan bahan pangan sebelum dikonsumsi memang menjadi aspek yang krusial.
Risiko Penggunaan Sabun pada Bahan Pangan
Sebelum diolah, buah dan sayur perlu dibersihkan dari potensi kontaminasi kuman yang berasal dari pupuk organik maupun sisa zat kimia seperti pestisida. Paparan pestisida yang masuk ke dalam tubuh dalam jangka panjang diketahui dapat merusak sel dan mengganggu fungsi organ tubuh.
Meski demikian, penggunaan sabun sangat tidak disarankan. Berbagai jenis sabun, mulai dari sabun cuci piring, sabun tangan, hingga produk berlabel food grade, berisiko meninggalkan residu kimia pada permukaan buah dan sayur yang berpori. Jika tertelan, sisa sabun tersebut justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Penelitian menunjukkan bahwa produk sabun khusus pencuci buah tidak terbukti lebih efektif dalam menghilangkan bakteri atau pestisida dibandingkan dengan mencuci dan menggosok buah di bawah air mengalir. Sebaliknya, air mengalir terbukti mampu meluruhkan sebagian besar jenis pestisida dan kotoran secara optimal. Selain itu, masyarakat juga sangat dilarang menyemprotkan cairan disinfektan atau alkohol pada bahan makanan karena zat tersebut sangat berbahaya bagi tubuh.
Panduan Tepat Mencuci Buah dan Sayur
Mencuci buah dan sayur cukup dilakukan dengan air mengalir, namun tetap harus mengikuti prosedur yang benar agar kebersihannya terjamin. Berikut adalah langkah-langkah yang direkomendasikan:
1. Cuci Tangan Terlebih Dahulu: Pastikan tangan dalam kondisi bersih menggunakan sabun dan air sebelum menyentuh bahan pangan.
2. Gunakan Air Mengalir: Cuci buah dan sayur di bawah air mengalir sambil menggosok permukaannya secara perlahan hingga kotoran fisik hilang.
3. Gunakan Sikat Halus: Untuk buah atau sayur dengan tekstur kulit yang keras dan padat, seperti melon atau mentimun, gunakan sikat halus guna membersihkan sela-sela kulitnya.
4. Teknik Perendaman untuk Sayuran Daun: Untuk sayuran seperti bayam, selada, atau daun bawang, cuci di air mengalir terlebih dahulu, kemudian rendam sejenak dalam wadah berisi air dingin untuk meluruhkan sisa tanah, lalu bilas kembali.
5. Keringkan dengan Benar: Setelah dipastikan bersih, segera keringkan buah dan sayur menggunakan tisu dapur atau kain bersih sebelum disimpan atau dikonsumsi.

