BOGORPLUS.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi peningkatan ketinggian gelombang di wilayah perairan Jawa Timur. Imbauan ini dikeluarkan untuk periode waktu tertentu demi keselamatan navigasi dan aktivitas maritim.

Peringatan ini secara spesifik berlaku mulai tanggal 22 hingga 25 Juni 2026, seperti yang disampaikan kepada publik. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan bagi semua pihak yang beraktivitas di laut selama rentang waktu tersebut.

Ketinggian gelombang di wilayah laut bagian selatan hingga area kepulauan diprakirakan dapat mencapai batas maksimal 2,5 meter. Oleh karena itu, para nelayan dan seluruh pelaku pelayaran diimbau serius untuk meningkatkan kehati-hatian saat berlayar.

Fenomena gelombang tinggi ini dipicu oleh kondisi meteorologis spesifik, yaitu adanya embusan angin yang bertiup dari arah timur hingga tenggara. Kecepatan angin yang terdeteksi berkisar antara 5 hingga 20 knot.

Selain faktor angin, pertumbuhan awan cumulonimbus (Cb) juga menjadi kontributor penting dalam kondisi cuaca ekstrem ini. Awan Cb dapat memicu perubahan cuaca mendadak serta lonjakan kecepatan angin di permukaan laut.

Gelombang laut dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter diprediksi akan terjadi di sejumlah lokasi strategis. Lokasi tersebut mencakup Perairan Masalembo, Jember, Pacitan, Banyuwangi, Trenggalek, Blitar, Tulungagung, Malang, dan Lumajang.

Kondisi serupa juga diproyeksikan akan melanda kawasan perairan lainnya, termasuk Perairan Bawean bagian utara dan selatan, serta beberapa area di utara dan timur kepulauan seperti Sumenep dan Kangean.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno, secara langsung menekankan pentingnya kesadaran bagi masyarakat yang beraktivitas di perairan tersebut.

"Kondisi cuaca secara umum diprakirakan berawan di wilayah Jawa Timur. Angin permukaan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan antara 5-20 knot," kata Sutarno saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026). Dikutip dari Detikcom.