bogorplus.id - Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, meninjau langsung pelaksanaan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
Dilokasi Bima Arya menemukan sistem pengawasan berbasis teknologi berjalan efektif, bahkan berkontribusi pada efisiensi anggaran hingga ratusan juta rupiah per bulan.
Didampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Bima Arya memulai pemantauan dari Balai Kota Bogor dengan mengecek sistem kepegawaian melalui aplikasi Simpeg e-Kinerja.
Ia kemudian melanjutkan inspeksi ke sejumlah perangkat daerah di Sekretariat Daerah (Setda), hingga meninjau langsung ASN yang bekerja dari rumah di wilayah Kelurahan Paledang menggunakan kendaraan listrik.
Bima Arya mengapresiasi mekanisme pengawasan WFH yang dinilai adaptif dan akurat berkat dukungan teknologi.
Menurutnya, sistem e-Kinerja mampu memastikan disiplin ASN tetap terjaga meski bekerja dari rumah.
“Mekanisme pengawasan sudah sangat baik. ASN bisa absensi dari rumah dan koordinatnya langsung terdeteksi. Kalau bergeser, dianggap tidak absen,” ujar Bima Arya.
Ia menegaskan, pelanggaran terhadap aturan WFH akan berdampak pada pengurangan tunjangan kinerja.
Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan setelah satu bulan penerapan untuk memastikan produktivitas tetap optimal.

