bogorplus.idBendung Katulampa, Kota Bogor, saat ini berada pada status Siaga 3 dengan tinggi muka air (TMA) yang tercatat mencapai 100 sentimeter, Jumat (23/1/2026).

Petugas Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, menginformasian bahwa keadaan ini tetap stabil sejak siang, meskipun sempat mencapai level tertinggi 110 sentimeter pada pukul 12.25 WIB, sebelum akhirnya mengalami penurunan.

“Tadi sempat tinggi yaa sampai 110 cm tapi memang masih di siaga 3 sampai sekarang akhirnya turun 10 cm. Meski begitu kami terus memantau debit air di Katulampa ini,” kata Alwan saat ditemui di Pos Bendung Katulampa.

Alwan menambahkan bahwa tingkat aliran air pada saat ini masih dalam keadaan aman dan tidak berisiko menyebabkan banjir di sekitar wilayah Ciliwung maupun di Bendung Katulampa itu sendiri.

Dia menjelaskan bahwa risiko banjir biasanya meningkat Ketika Bendung Katulampa berstatus Siaga 1.

“Kalau sudah siaga 1 tentu harus waspada, tapi sekarang kenaikan debit air dapat diminimalisir karena ada tanggul, jadi mampu mengurangi debit air di Bendung Katulampa ini sekitar 30 hingga 50cm,” ucapnya.

Alwan juga menjelaskan bahwa pihak Bendung Katulampa telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan terhadap kemungkinan banjir di sekitar bendungan jika aliran air terus meningkat, salah satunya dengan mengurangi aliran air.

Langkah pengurangan aliran air ini dilakukan dengan membuka pintu penguras di Bendung Katulampa, yang dapat mengurangi tinggi air sekitar 20 hingga 30 sentimeter.

“Kalau sudah debit air naik sekali, kami akan buka pintu penguras untuk antisipasi meluap. Memang seharusnya kan nggak boleh, ini antisipasi aja takutnya ada genangan air atau banjir di kawasan pemukiman sekitar Bendung Katulampa ini, jadi dapat mengurangi sekitar 20 sampai 30 centimeter air,” katanya.