bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan arah pembangunan tahun 2027 dengan fokus pada penguatan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, dan pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027.
Rudy menekankan, Musrenbang menjadi momentum strategis untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat dari tingkat desa hingga kecamatan.
“Pembangunan Kabupaten Bogor pada tahun 2027 akan difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan layanan dasar masyarakat, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah,”ujarnya, Sabtu (11/4).
Dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 6,19 juta jiwa yang tersebar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, Pemkab Bogor menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah terus menggenjot pembangunan jalan. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari Rp300 miliar telah digelontorkan untuk perbaikan jalan di wilayah barat seperti Rumpin, Parung Panjang, Gunung Sindur, Sukajaya, hingga Nanggung.
Ke depan, pembangunan akan diperluas, termasuk pembangunan akses jalan sepanjang 18 kilometer di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, peningkatan konektivitas di wilayah Cijeruk, serta pengembangan jalur penghubung Transyogi menuju kawasan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur.
“Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan pembangunan jalan khusus angkutan tambang di wilayah barat guna meminimalisasi dampak aktivitas kendaraan tambang terhadap masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, Pemkab Bogor juga memperkuat layanan dasar. Salah satu langkah konkret adalah pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi masyarakat dengan nilai pajak di bawah Rp100 ribu.

