bogorplus.id – Kehamilan terjadi ketika sel telur berhasil dibuahi oleh sel sperma. Bagi pasangan yang sedang berusaha mendapatkan momongan, munculnya gejala awal kehamilan ini tentulah sangat dinanti-nantikan. Itu artinya, telah terjadi proses implantasi atau penanaman zigot pada rahim. Lantas, seperti apa tanda ovulasi berhasil dibuahi dan terjadi kehamilan? Berikut selengkapnya.
Kenali ciri-ciri ovulasi
Setiap bulannya, di dalam organ reproduksi wanita terjadi proses ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur. Ini biasanya terjadi 2 minggu sebelum hari pertama haid berikutnya.
Ketika seorang wanita sedang ovulasi atau berada pada masa subur, maka umumnya ia akan mengalami beberapa kondisi berikut:
- Nyeri ringan di salah satu sisi panggul.
- Payudara nyeri atau sensitif.
- Perut terasa bengkak atau kembung.
- Meningkatnya hasrat bercinta.
- Keputihan bertambah.
- Tekstur cairan vagina lebih licin (basah).
Setelah ovulasi terjadi, sel telur yang tidak dibuahi biasanya akan ikut luruh bersamaan dengan lapisan dinding rahim dalam bentuk darah haid. Sebaliknya, jika sel telur tersebut berhasil dibuahi, maka yang terjadi selanjutnya adalah proses implantasi (sel telur menanamkan diri di dinding rahim).
Tanda ovulasi berhasil dibuahi atau ciri-ciri hamil
Proses pembuahan sendiri sebenarnya dapat terjadi sehari atau beberapa hari setelah hubungan intim. Hal ini dikarenakan sperma mampu bertahan hidup hingga 7 hari dalam tubuh wanita. Sementara untuk proses implantasinya, rata-rata baru terjadi 10-14 hari setelah pembuahan.
Proses implantasi inilah yang menyebabkan munculnya berbagai gejala awal kehamilan pada sebagian wanita. Sebab, ada juga wanita yang tidak mengalami gejala apapun.