bogorplus.id- Ratusan pedagang Pasar Bogor yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Bogor (P3B) mendatangi Kantor Balai Kota Bogor, Selasa (2/9).

Para pedagang ini meminta penundaan pembongkaran Pasar Bogor hingga Idul Fitri. Sebelum nantinya mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Ketua P3B, Heryono mengatakan ada sekitar 400 pedagang yang ikut menyampaikan aspiras. Ia memastikan aksi ini berlangsung damai dan tertib.

Ia menyampaikan aksi ini bertujuan untuk memperjuangkan waktu tambahan agar para pedagang tetap berjualan hingga lebaran.

“Alhamdulillah demo tidak ricuh karena sejak awal kami memang ingin kondusif. Permintaan kami untuk bertahan sampai Idul Fitri juga sudah dikabulkan oleh Pak Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Heryono menegaskan pasca lebaran, para pedagang berkomitmen untuk mengikuti keputisan Pemkot Bogor terkait pembongkaran maupun relokasi.

“Kami sudah sepakat, setelah Idul Fitri tidak ada lagi yang berjualan di lokasi itu. Intinya kami ingin sama-sama menjaga ketertiban dan tidak menimbulkan kegaduhan,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menuturkan, pembongkaran atau revitalisasi Pasar Bogor masih belum dapat dilaksanakan sepenuhnya.

Kata Jenal, revitalisasi Pasar Bogor tersebut masih dalam tahap perencanaan. Saat ini, pemerintah tengah menyusun Detail Engineering Design (DED) sekaligus melakukan penilaian aset.