bogorplus.id - Sebanyak 40 tim futsal dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK memadati GOR Tenis Kapten Muslihat, Gelora Pakansari, Jumat (24/4/2026), dalam gelaran Turnamen Futsal Satria Super League.
Ajang ini tak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi panggung pencarian bakat sekaligus kampanye anti-narkoba bagi pelajar di Kabupaten Bogor.
Turnamen yang digelar Pengurus DPC Satria Gerindra ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Satria ke-18 yang akan jatuh pada 31 Mei 2026.
Antusiasme tinggi terlihat sejak hari pertama, menandai besarnya minat generasi muda terhadap futsal.
Ketua PC Satria Kabupaten Bogor, Ade Kurniawan atau yang akrab disapa Aji Codet, menegaskan bahwa turnamen ini mengusung misi ganda: pembinaan olahraga dan edukasi sosial.
“Pada turnamen ini, kita melibatkan BNNK Kabupaten Bogor untuk melakukan tes urine kepada perwakilan pemain, pelatih, wasit, pengurus, hingga komunitas yang terlibat,” ujar Aji.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan pelajar.
“Kami ingin event ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga memberikan edukasi agar peserta dan masyarakat tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, terutama penyalahgunaan narkotika,” tambahnya.
Sebagai penyelenggaraan perdana, Satria Super League langsung menyedot perhatian luas. Aji menyebut tingginya partisipasi menjadi sinyal positif bagi pembinaan futsal di daerah.

