Survei Indikator Politik Ungkap 80 Persen Warga Kabupaten Bogor Puas pada Kinerja Rudy Susmanto- Jaro Ade
- account_circle Sandi
- calendar_month 8 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro saat memaparkan hasil survei kinerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Satu tahun memimpin Kabupaten Bogor, Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto–Ade Ruhandi, mencatat tingkat kepuasan publik yang tinggi.
Survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia menunjukkan lebih dari 80 persen warga puas terhadap kinerja kepala daerahnya.
Dalam survei yang dilakukan pada 6–11 Februari 2026 terhadap 410 responden, Rudy Susmanto meraih tingkat kepuasan sebesar 80,3 persen.
Sementara Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, mencatat angka kepuasan 79,3 persen.
Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, menilai perbedaan angka tersebut tidak signifikan dan justru menunjukkan kekompakan kepemimpinan di Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Kalau kita lihat memang approval rating dari Pak Bupati dengan Pak Wakil Bupati sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh. Pak Bupati 80,3 persen, Pak Wakil Bupati 79,3 persen, cuma selisih 1 persen. Tidak signifikan, tidak terlalu signifikan bedanya,” ujar Bawono.
Ia menambahkan, kedekatan angka kepuasan itu menjadi indikator bahwa keduanya saling menguatkan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Approval rating ini menunjukkan keduanya saling menguatkan jalannya Pemerintah Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 4,9 persen.
Menariknya, tingkat kepuasan tertinggi terhadap Rudy Susmanto datang dari kelompok usia di bawah 25 tahun yang sudah memiliki hak pilih, yakni mencapai 91,2 persen.
Pola serupa juga terlihat pada Ade Ruhandi, dengan tingkat kepuasan tertinggi dari kelompok usia yang sama sebesar 88,2 persen.
Temuan ini memperlihatkan kekuatan dukungan generasi muda terhadap kepemimpinan pasangan Rudy–Ade dalam satu tahun pertama masa jabatan mereka.
“Tingginya angka kepuasan publik ini menjadi modal politik penting bagi keberlanjutan program dan stabilitas pemerintahan di Kabupaten Bogor,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi








