bogorplus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memanfaatkan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI sebagai momentum untuk memperkuat sektor perikanan daerah sekaligus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat.
Dalam kunjungan yang dipimpin Siti Hediati Soeharto di Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Sempur, Denny mendampingi langsung peninjauan berbagai inovasi pengolahan ikan air tawar yang dinilai berpotensi mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Denny menegaskan, kehadiran Komisi IV DPR RI menjadi bukti perhatian nyata pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor perikanan di daerah.
“Kami berharap kunjungan kerja ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan sektor perikanan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya, Rabu (1/4).
Ia menjelaskan, pembudidaya ikan di Kota Bogor memiliki peran strategis dalam menyokong kebutuhan pangan bergizi, terutama melalui suplai bahan baku untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG.
Menurutnya, potensi perikanan di Kota Bogor cukup besar meski berada di wilayah perkotaan.
Saat ini, terdapat sekitar 32 hektare lahan budidaya yang dikelola oleh 60 kelompok pembudidaya ikan, dengan komoditas utama lele dan nila.
“Produksi ikan di Kota Bogor pada 2025 mencapai hampir 1.700 ton. Ini menunjukkan sektor perikanan memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Denny juga menilai inovasi teknologi pengasapan ikan yang diperkenalkan dapat menjadi solusi bagi pembudidaya, terutama dalam memperpanjang daya simpan tanpa ketergantungan pada fasilitas pendingin.

