bogorplus.id - Sebuah rumah di Kampung Layungsari II, Bogor, mengalami kerusakan setelah atap dan sebagian tembok rumah ambruk, Jumat (13/3/2026).

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko mengatakan kejadian tersebut diduga dipicu karena kondisi rumah yang sudah rapuh dibagian kayu dan tembok yang sudah keropos.

“Atap rumah ambruk disebabkan oleh kayu dan tembok yang sudah keropos, ditambah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir di Kota Bogor. Kejadian itu tadi pagi, tadi kami terima laporan sekitar pukul 12.30 WIB," kata Dimas Tiko saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026). 

Akibat peristiwa tersebut, rumah warga bernama Wiwin di bagian ruang tamu dan kamar tidur alami kerusakan cukup parah. Rumah tersebut dihuni oleh empat kepala keluarga dengan total 10 penghuni.

Selain itu, salah satu penghuni rumah juga sempat tertimpa material atap yang ambruk dan mengalami luka ringan

“Korban atas nama Rudi mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke Puskesmas Bondongan untuk mendapatkan penanganan dari Dinas Kesehatan,” ujarnya. 

Penghuni rumah yang terdampak saat ini sementara tinggal di rumah kontrakan. Petugas BPBD juga telah menyelesaikan penanganan awal di lokasi kejadian.

“Penanganan di lapangan sudah selesai dilakukan sekitar pukul 14.45 WIB. Untuk kebutuhan mendesak saat ini yakni hunian sementara (huntara) serta bantuan stimulan bahan bangunan (BSTT) bagi warga terdampak,” tuturnya.