bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. 

Dari target 189 titik koperasi di Kabupaten Bogor, sebanyak 134 titik telah berjalan dan puluhan lainnya segera beroperasi.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat mengikuti peluncuran operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia yang diresmikan Presiden RI, Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu (16/5).

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi fondasi penguatan ekonomi desa sekaligus mendukung sektor pertanian, perikanan, hilirisasi, dan industrialisasi nasional.

Menurut Prabowo, koperasi nantinya dilengkapi berbagai layanan strategis, mulai dari layanan keuangan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana pengangkutan hasil pertanian.

“Koperasi punya truk sendiri dan pikap sendiri, sehingga petani tidak bergantung kepada pihak lain,” kata Prabowo.

Presiden juga menyoroti persoalan klasik yang selama ini dihadapi petani, seperti pupuk, modal usaha, dan akses pasar pascapanen. Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi solusi konkret bagi masyarakat desa.

Selain menjadi pusat distribusi hasil pertanian, koperasi tersebut juga akan melayani kebutuhan masyarakat seperti penyediaan sembako, distribusi gas dan pupuk subsidi, layanan logistik bersama Pos Indonesia, hingga penyaluran bantuan pemerintah.

“Ekonomi kita dibangun atas dasar kekeluargaan. Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin,” ujar Prabowo.