bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat penataan kawasan di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Babakan Madang, sebagai bagian dari program menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Peninjauan lapangan dilakukan pada Minggu (19/4/2026) dan menjadi lanjutan dari penataan di wilayah sebelumnya seperti Parung dan Sentul.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa penataan yang dilakukan pemerintah daerah bukan bertujuan untuk menggusur pedagang, melainkan menata ulang agar kawasan lebih rapi dan terorganisir.

“Penataan ini bukan untuk menggusur pedagang, tetapi untuk menata agar lebih rapi dan tertib. Di beberapa lokasi, pedagang tetap berada di tempat yang sudah ada dengan perbaikan fasilitas. Sementara di titik tertentu, kami lakukan penataan ulang dengan menyiapkan lokasi pengganti yang lebih layak,” ujar Rudy.

Salah satu fokus penataan juga dilakukan di kawasan Pasar Parung. Pemerintah daerah mengarahkan pedagang kaki lima untuk menempati area yang dikelola oleh PD Pasar Tohaga. 

Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata sekaligus meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli.

Rudy menambahkan bahwa seluruh program penataan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam mengelola pendapatan daerah agar kembali dalam bentuk pelayanan publik.

“Kami memahami harapan masyarakat akan infrastruktur yang memadai. Perbaikan terus kami lakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, serta jumlah penduduk yang sangat besar,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi mendukung program penataan dan pembangunan yang sedang berjalan.