BOGORPLUS.ID - Umat Muslim diwajibkan melaksanakan salat fardu tepat waktu sebagai bentuk ketaatan tertinggi kepada Allah SWT. Kewajiban fundamental ini telah ditegaskan secara eksplisit dalam kitab suci Al-Qur'an, khususnya pada Surah Al-Baqarah ayat 43.

Ayat tersebut menegaskan pentingnya menjaga sholat dan menunaikan zakat, serta perintah untuk melaksanakan rukuk bersama orang-orang yang sedang rukuk. Ayat ini menjadi landasan utama bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah mahdhah tersebut.

Waktu pelaksanaan ibadah salat lima waktu memiliki variasi harian yang ditentukan oleh pergerakan posisi matahari di setiap lokasi geografis. Oleh karena itu, penyesuaian jadwal harian sangat diperlukan oleh setiap Muslim di berbagai daerah.

Untuk hari Kamis, 18 Juni 2026, informasi mengenai jadwal salat bagi warga Kota Surabaya dan sekitarnya telah tersedia secara resmi. Data ini bersumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sebelum melaksanakan setiap salat fardu, umat Islam dianjurkan untuk memantapkan hati dengan membaca niat salat yang sesuai. Niat ini berfungsi sebagai penanda kesungguhan hati dalam memulai ibadah tersebut di hadapan Allah SWT.

Dilansir dari Detikcom, rincian waktu salat telah disusun berdasarkan perhitungan yang akurat untuk memastikan ketepatan waktu ibadah di Surabaya pada tanggal tersebut. Informasi ini sangat penting untuk panduan ibadah harian.

Teks asli dari Al-Qur'an yang menjadi dasar perintah sholat termaktub, "وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ." Lafal ini secara tegas memerintahkan pelaksanaan salat dan zakat, sebagaimana dikutip dari sumber berita.

Sebagai contoh, lafal niat untuk salat Subuh dua rakaat sebagai makmum atau imam adalah, "أُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً/مَأْمُومًا/إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى." Lafal ini harus diucapkan dalam hati sebelum memulai gerakan salat, ujar redaksi.

Untuk salat Dzuhur yang terdiri dari empat rakaat, niatnya adalah, "أُصَلِّي فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى." Niat ini menjadi penanda dimulainya ibadah salat Dzuhur, sebagaimana dijelaskan dalam panduan tersebut.