BOGORPLUS.ID - Sebuah pencapaian kuliner yang membanggakan datang dari Kota Pekanbaru, Riau, di mana hidangan tradisional Talam Durian berhasil mencatatkan rekor baru di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kue yang menjadi ikon daerah ini disajikan secara masif dengan panjang mencapai 1 kilometer.
Proses pembentukan rekor ini terjadi dalam sebuah festival yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, memamerkan kekayaan kuliner lokal. Kue Talam Durian yang terkenal dengan perpaduan warna kuning dan putih ini ditata membentang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.
Ribuan warga masyarakat terlihat memadati lokasi acara untuk menyaksikan dan mengantre mencicipi kue legendaris tersebut. Antusiasme ini memuncak setelah tim MURI resmi melakukan pengukuran dan verifikasi terhadap panjang bentangan kue.
Kue Talam Durian sendiri merupakan perpaduan cita rasa unik yang memanfaatkan durian lokal Riau dan produk UMKM setempat. Hidangan ini memiliki dua lapisan khas, yaitu dasar ketan putih yang gurih manis dan lapisan atas berupa vla durian yang lembut.
Pencapaian luar biasa ini dikonfirmasi langsung oleh perwakilan dari lembaga pencatat rekor nasional. "Dari hasil verifikasi, pada hari ini Museum Rekor Dunia Indonesia secara resmi menetapkan, Festival Kue Talam Ketan Durian merupakan yang terpanjang tidak hanya Indonesia, tapi dunia," ujar Lutfi Syah Pradana selaku Customer Relation Manager MURI.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan acara yang bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun Kota Pekanbaru tersebut. Menurutnya, kesuksesan ini adalah buah kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.
Beliau juga menyoroti tingginya partisipasi publik dalam acara tersebut, yang melampaui perkiraan penyelenggara. "Terima kasih juga kepada masyarakat yang sudah hadir dan menyukseskan kegiatan ini. Jujur, ini di luar ekspektasi. Saya pikir masyarakat tidak hadir sebanyak ini. Tapi luar biasa masyarakat Pekanbaru yang hadir hari ini," kata Agung Nugroho.
Festival ini tidak hanya menarik perhatian warga lokal, tetapi juga pengunjung dari luar kota hingga luar Pulau Sumatera. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya promosi kuliner khas Pekanbaru melalui kegiatan berskala besar tersebut.
Dikutip dari Detikcom, hidangan ini terus dipromosikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai upaya mengangkat citra kuliner khas Kota Bertuah di kancah nasional maupun internasional.






.png)