bogorplus.id - Buah kering atau dried fruit kini semakin populer dikonsumsi, baik sebagai camilan langsung maupun bahan tambahan dalam oatmeal, roti, dan kue. Meski praktis dan tahan lama, banyak masyarakat yang mempertanyakan apakah kandungan nutrisi buah kering masih setara dengan buah segar.
Secara definisi, buah kering adalah buah segar yang telah melalui proses pengeringan untuk menghilangkan hampir seluruh kadar airnya. Beberapa jenis yang paling umum dikonsumsi adalah kismis, plum, kurma, aprikot, dan buah ara.
Mengutip data dari Harvard Health, sebagian besar kandungan vitamin dan mineral dalam buah umumnya tetap bertahan meskipun telah melalui proses pengeringan. Namun, zat gizi yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin C, cenderung mengalami penurunan kadar. Meski demikian, buah kering tetap menjadi pilihan camilan bernutrisi tinggi karena kaya akan serat dan mineral.
Berikut adalah tujuh manfaat buah kering bagi kesehatan berdasarkan berbagai studi ilmiah:
1. Menangkal Radikal Bebas
Buah kering seperti kurma, kismis, dan cranberry mengandung senyawa antioksidan tinggi, termasuk fenolik, flavonoid, dan saponin. Antioksidan ini berperan penting dalam menangkal paparan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan memicu penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan sistem imun.
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan polifenol dalam kismis terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sebuah studi dalam Irish Journal of Medical Science menyebutkan bahwa konsumsi rutin buah kering tertentu dapat menekan faktor risiko pemicu penyakit jantung.
3. Menjaga Kepadatan Tulang
Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa konsumsi 50 gram buah plum kering setiap hari dapat membantu mencegah penurunan kepadatan tulang pinggul pada wanita pascamenopause. Hal ini berkat kandungan senyawa fenolik yang mampu mengurangi peradangan pada jaringan tulang.
4. Melancarkan Sistem Pencernaan
Tingginya kadar serat dalam buah kering bermanfaat untuk melembutkan feses dan mencegah sembelit. Selain itu, serat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga efektif membantu mengendalikan nafsu makan bagi mereka yang sedang menjalani program diet.
5. Berpotensi Menurunkan Risiko Kanker
Studi dalam jurnal Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa kandungan senyawa fitokimia dalam buah kering berpotensi menurunkan risiko jenis kanker tertentu, seperti kanker mulut, paru-paru, payudara, dan pankreas. Namun, mekanisme perlindungan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
