bogorplus.id – Empat anjing pemburu yang menyerang bocah berusia 9 tahun hingga tewas di Kampung Sipak, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, dilaporkan mati saat berada di dalam mobil milik pemiliknya.
Meski demikian, polisi tetap mengamankan bangkai anjing tersebut sebagai barang bukti penyelidikan.
Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat mengatakan, keempat anjing itu diduga mati akibat kepanasan dan kekurangan oksigen setelah ditinggalkan di dalam kendaraan dengan kondisi kaca tertutup.
“Anjing yang menggigit korban itu mati di dalam mobil, sopir pemilik anjing lupa membuka kaca kendaraan sehingga anjing-anjing tersebut kepanasan dan kekurangan oksigen,” ujar Agus kepada Bogorplus.id, Selasa (9/6/2026).
Anjing-anjing tersebut berada di dalam mobil ketika pemilik dan sopir menjalani pemeriksaan di Polsek Jasinga pasca-kasus penyerangan yang menewaskan seorang bocah.
Diduga karena panik menghadapi pemeriksaan dan kerumunan warga, sopir lalai memperhatikan kondisi hewan-hewan tersebut.
Sekretaris Desa Argapura, Sahrul Mubarok, menyebut kematian empat anjing itu baru diketahui setelah pemeriksaan selesai dilakukan.
“Ketika keluar dari Polsek, anjing-anjing itu sudah mati di dalam mobil, pemiliknya bahkan sempat marah setelah mengetahui seluruh anjingnya mati,” katanya.
Kendati telah mati, polisi tetap membawa keempat anjing tersebut ke Polres Bogor. Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan bukti terkait kasus yang menewaskan bocah 9 tahun tersebut.





