Breaking News
light_mode
Trending Tags

Gerbang Kerajaan Pajajaran di Alun-alun Tegar Beriman : Ikon Budaya dan Filosofi Pemerintahan

  • account_circle Sandi
  • calendar_month 15 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Alun-alun Tegar Beriman akan segera memiliki wajah baru, sebuah gerbang megah yang mengangkat warisan Kerajaan Pajajaran.

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan ikon ini rampung pada akhir Mei 2026.

 

Selain itu juga pemerintah daerah menghadirkan replika kereta kencana lengkap dengan mahkota Binokasih di sekitarnya.

 

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan, gerbang itu bukan sekadar ornamen.

 

“Gerbang ini menandai pusat pemerintahan sebagai jantung peradaban, bukan sekadar kantor administratif,” ujarnya, Selasa (10/2).

 

Gerbang yang diberi nama Tritangtu Di Buana ini mengusung arsitektur bertingkat dengan atap berundak, menyerupai bangunan mandala Sunda-Nusantara.

 

Filosofi Tritangtu Di Buana sendiri terbagi dalam tiga lapisan: Buana Nyungcung (nilai luhur, spiritual, visi), Buana Panca Tengah (manusia, pemerintahan, kebijakan), dan Buana Larang (alam, rakyat, kehidupan nyata).

 

Menurut Yudi, desain ini mengingatkan pemerintah agar selalu menyeimbangkan nilai luhur, kepentingan rakyat, dan alam.

 

Selain filosofi, setiap elemen gerbang sarat simbol. Rongga besar di tengah melambangkan keterbukaan dan transparansi pemerintahan, sementara material bata merah mencerminkan kejujuran, kerja nyata, dan kekuatan lahir dari tanah sendiri.

 

Ornamen sulur dan ukiran menekankan kesinambungan generasi, hidup yang tumbuh mengikuti zaman tanpa kehilangan jati diri.

 

Tak kalah penting, lambang Kabupaten Bogor terpasang di tengah gerbang sebagai pengingat bahwa pemerintah harus berperan sebagai pengayom, bukan penguasa sewenang-wenang.

 

Menyatukan semua unsur ini, gerbang diyakini menjadi simbol Kuta Udaya Wangsa, pusat kebangkitan peradaban Bogor.

 

Yudi menekankan, tujuan gerbang ini bukan politik atau simbol kekuasaan, tetapi lebih pada identitas budaya dan filosofi pemerintahan berkelanjutan.

 

“Gerbang ieu lain ukur lawang dayeuh, tapi lawang kana darajat rahayat,” katanya.

 

Di sekitar alun-alun, kereta kencana replika dengan mahkota Binokasih akan menambah daya tarik, menghadirkan nuansa historis sekaligus memperkuat nilai budaya Sunda dalam ruang publik modern.

 

Dengan hadirnya gerbang ini, alun-alun Tegar Beriman siap menjadi simbol kebangkitan budaya Pajajaran, tempat nilai luhur, etika pemerintahan, dan aspirasi rakyat bersatu dalam satu ruang publik.

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hilang Sejak Rabu, Pendaki Imapala Uhamka Ditemukan Meninggal di Gunung Joglo

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Tim SAR gabungan berhasil menemukan pendaki bernama Mohamad Rohadi (21) yang dinyatakan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Joglo, Cisarua, Kabupaten Bogor. Pendaki dari Ikatan Mahasiswa Pencita Alam (Imapala ) Universitas Muhamadiyah, Jakarta Selatan itu ditemukan Sabtu (1/2) pukul 09.41 WIB. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdi menyebut, korban ditemukan di […]

  • Penyebab Penyakit Diabetes Beserta Gejala dan Cara Mengobatinya

    Penyebab Penyakit Diabetes Beserta Gejala dan Cara Mengobatinya

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Diabetes merupakan kondisi kesehatan jangka panjang yang ditandai oleh tingginya kadar gula dalam darah. Glukosa berfungsi sebagai sumber energi utama bagi sel-sel dalam tubuh manusia. Namun, bagi orang dengan diabetes, tubuh mereka tidak bisa menggunakan glukosa tersebut dengan efektif. Kadar gula (glukosa) dalam darah diatur oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Akan […]

  • Musisi Fiersa Besari Tertimpa Musibah Puncak Certenz Papua, Berikut Kronologinya

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Musisi Fiersa Besari tergabung dalam rombongan pendaki yang mengalami musibah saat mendaki ke Puncak Cartenz Pyramid di Papua. Dalam pendakian tersebut, dua pendaki Wanita, Lilie Wijayanto Poegiono dan Elsa Laksono telah meninggal dunia akibat hipotermia. Fiersa Besari diketahui sedang menjalankan ekspedisi Jalur Sunyi bersama tim Atap Negeri dan merekam perjalanan mereka dalam sebuah […]

  • 5 Jenis Bunga Mawar Tercantik yang Siap Hiasi Pekarangan Rumah

    5 Jenis Bunga Mawar Tercantik yang Siap Hiasi Pekarangan Rumah

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Siapa yang tidak mengenal bunga mawar? Dalam dunia berkebun, mawar merupakan jenis bunga yang paling populer. Memiliki lebih dari tiga ratus spesies, bunga mawar telah dibudidayakan selama berabad-abad lalu. Warna bunganya yang beragam dan memesona membuat banyak orang menjadikannya sebagai tanaman hias untuk mempercantik pekarangan maupun halaman rumah. Untukmu yang ingin mengetahui lebih […]

  • Pramono Manfaatkan Intelijen Guna Mengenal Para Calon Pejabat Sebelum Pelantikan

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Gubernur Jakarta Pramono Anung telah mengangkat sejumlah pejabat baru di struktur Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta. Ia menjelaskan bahwa dirinya memanfaatkan intelijen untuk mengenal para calon pejabat sebelum pelantikan dilakukan. “Tidak sampai 2 bulan baru satu-satunya gubernur dan wakil gubernur, yang sudah melantik 61 orang pejabat di lingkungan pemerintah DKI Jakarta tanpa ada riak […]

  • Dirut RBT Meninggal Dunia, Status Pidana Kasus Korupsi Timah Otomatis Gugur

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Direktur Utama PT Refined Bangka Tin (RBT), Suparta, yang juga merupakan terdakwa dalam kasus korupsi pengelolaan timah, telah meninggal dunia. Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menyatakan bahwa status pidana Suparta kini otomatis gugur akibat kematiannya. “Menurut hukum acara ya kalau sudah meninggal terhadap secara pidana yang bersangkutan gugur,” ungkap Kapuspenkum Kejagung RI, Harli Siregar, dalam konferensi pers kepada wartawan […]

expand_less