Gerakan ASRI Digeber Bupati Bogor, Pemerintah Pusat Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2029
- account_circle Sandi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat membersihkan jalan Tegar Beriman. Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat penanganan sampah melalui Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden.
Dari hulu Sungai Ciliwung hingga tempat pembuangan akhir (TPA), seluruh elemen diminta bergerak serentak agar krisis sampah tidak kian memburuk.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan komitmen itu saat menghadiri Car Free Day di Cibinong, Minggu (15/2/2026).
Ia menyebut persoalan sampah sudah mendesak karena sebagian besar TPA di Indonesia telah berusia rata-rata 17 tahun dan terancam kelebihan kapasitas pada 2028.
“Bapak Presiden mewanti-wanti bahwa seluruh elemen harus bergerak. Mulai dari pimpinan TNI–Polri, Bupati, Gubernur, hingga seluruh jajaran pemerintahan diminta memberikan contoh nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah sebenarnya telah memiliki landasan hukum kuat, yakni Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.
Namun, regulasi tersebut harus diiringi perubahan perilaku masyarakat serta penguatan tata kelola dari hulu.
“Dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), penyelesaian persoalan sampah ditargetkan tuntas pada 2029,” tandasnya.
Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah prioritas. Dengan jumlah penduduk sekitar 6 juta jiwa dan posisi strategis sebagai hulu sejumlah sungai besar, daerah ini menghadapi tantangan besar terkait timbulan sampah harian.
Salah satunya adalah Sungai Ciliwung yang menopang kehidupan masyarakat hingga wilayah hilir.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan kesiapan daerahnya untuk mempercepat penanganan sampah secara terpadu.
Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang dinilainya memperkuat moral jajaran pemerintah daerah.
“Dengan dukungan pemerintah pusat, TNI–Polri, dan seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Bogor menyatakan siap mempercepat penanganan sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, Bogor memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Jawa Barat karena menjadi titik awal aliran beberapa sungai besar.
“Bogor ini istimewa. Beberapa hulu sungai besar ada di Kabupaten Bogor. Maka tugas kita bersama menjaga hulu Sungai Ciliwung dan hulu sungai lainnya demi keberlangsungan hidup, tidak hanya untuk Bogor tetapi juga Jawa Barat,” ujarnya.
Dengan Gerakan ASRI, pemerintah berharap penanganan sampah tidak lagi bertumpu pada TPA semata, melainkan dimulai dari sumbernya.
- Penulis: Sandi








