CGM Street Festival Bogor 2026 Berlangsung di Bulan Ramadhan, Rute Pawai Disesuaikan
- account_circle Putri
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Foto: Dok. Panitia CGM
bogorplus.id – Cap Go Meh (CGM) Street Festival Kota Bogor 2026 akan diadakan bersamaan dengan bulan suci Ramadhan. Momen ini dianggap sebagai simbol penting dari harmoni dan toleransi antaragama di Kota Bogor.
Ketua Panitia CGM Street Fetsival 2026, Arifin Himawan, mengungkapkan bahwa perayaan Cap Go Meh kali ini terasa istimewa karena berlangsung bersamaan dengan bulan puasa. Situasi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk merayakan budaya, namun tetap menghargai nilai-nilai keagamaan.
“Ini momen yang belum pernah terjadi sebelumnya, Cap Go Meh dan Ramadan hadir di bulan yang sama. Kami melihatnya sebagai momentum baik untuk memperkuat toleransi dan kerukunan dalam satu event di Kota Bogor,” ujar Arifin kepada Radar Bogor, Minggu, 11 Januari 2026.
Arifin menjelaskan bahwa CGM Street Festival dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026 dengan beberapa penyesuaian teknis, terutama terkait rute pawai dan Waktu pelaksanaannya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang melewati Jalan Siliwangi, tahun ini rute ditentukan sampai Gang Aut, kemudian Kembali melalui Jalan Roda.
“Penyesuaian rute ini dilakukan untuk menyesuaikan kondisi Ramadhan dan efektivitas pengamanan,” jelasnya.
Selama festival, selain pawai budaya, akan ada juga Bazar UMKM Ramadhan yang berlangsung selama tiga hari, dari 1 hingga 3 Maret 2026 di sepanjang Jalan Suryakencana. Sekitar 150 pelaku UMKM akan terlibat, dengan proses seleksi yang dilakukan terlebih dahulu oleh panitia.
Pada hari pertama, Minggu 1 Maret 2026, acara akan dimulai dengan buka puasa Bersama 400 anak yatim dari perwakilan semua kecamatan di Kota Bogor. Kegiatan sosial ini sudah menjadi agenda rutin panitia dan tahun ini adalah yang ke-11, yang dilaksanakan di pelataran Vihara Dhanagun.
“Bukber anak yatim ini menjadi pembuka rangkaian CGM setiap tahunnya dan menjadi wujud kepedulian sosial kami,” ungkap Arifin.
Bazar UMKM Ramadhan akan dibuka mulai sore hari dan akan menyuguhkan berbagai pertunjukan yang khas dengan tema Ramadhan, seni budaya, serta petunjukan barongsai dan liong yang akan tampil setiap hari. Puncak acara akan diadakan pada 3 Maret 2026 dengan pawai budaya di sepanjang Jalan Suryakencana.
Untuk menghormati pelaksanaan ibadah Ramadhan, panitia memastikan pawai Cap Go Meh akan dimulai setelah salat tarawih, agar kegiatan tidak mengganggu ibadah umat Muslim.
Saat ini, panitian masih menyempurnakan persiapan teknis, termasuk menghitung kebutuhan tenda UMKM yang akan membentang sejauh sekitar 100 meter di beberapa titik Jalan Suryakencana.
“Persiapan terus kami lakukan sambil melihat perkembangan di lapangan, prinsipnya, CGM 2026 harus berjalan khidmat, meriah, dan tetap menjunjung tinggi nilai toleransi,” pungkas Arifin.
- Penulis: Putri


