Breaking News
light_mode
Trending Tags

Alokasikan 1000 Rumah Subsidi untuk Wartawan, Dewan Pers Usul Kerja Sama dengan Media

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Pemerintah telah mengalokasikan 1. 000 rumah subsidi khusus untuk wartawan, dan Dewan Pers pun akhirnya angkat bicara mengenai hal ini.

Dalam siaran pers No. 7/SP/DP/IV/2025, yang dihasilkan dari hasil rapat pleno dan pertemuan dengan konstituen, Dewan Pers menyarankan agar pihak-pihak yang ingin mengajukan rumah subsidi dapat berhubungan langsung dengan media atau perusahaan tempat wartawan bekerja untuk memperoleh data teknis yang diperlukan.

Dewan Pers menghargai inisiatif pemerintah dalam memberikan bantuan perumahan subsidi kepada wartawan, tetapi mereka berharap semua proses terkait dapat mengikuti skema yang serupa dengan yang diterapkan kepada masyarakat umum.

Mereka berpendapat bahwa akan lebih menguntungkan jika Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bekerja sama dengan media secara langsung dalam penyaluran subsidi perumahan untuk wartawan.

Apabila Dewan Pers diperlukan, mereka hanya akan berperan dalam memberikan verifikasi akhir terkait perusahaan pers yang bersangkutan. Dewan Pers juga tidak akan terlibat dalam penyerahan data nama 100 wartawan yang akan menerima kunci perumahan.

Kementerian Komunikasi dan Digital serta Kementerian PKP dapat menggunakan data yang tersedia di situs web Dewan Pers, dengan catatan harus mendapatkan persetujuan dari organisasi wartawan atau organisasi media yang bersangkutan.

Perlu dicatat bahwa Kementerian PKP bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, BPS, BP Tapera, dan BTN untuk menyalurkan 1. 000 rumah subsidi ini dengan menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Namun, beberapa asosiasi jurnalis, termasuk Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI), menolak program tersebut.

Mereka berpendapat bahwa FLPP seharusnya bisa diakses oleh semua warga negara yang memenuhi persyaratan, seperti tidak memiliki rumah dan berpenghasilan maksimal Rp 7 juta (untuk lajang) atau Rp 8 juta (bagi mereka yang berkeluarga).

Suku bunga yang ditetapkan adalah 5 persen tetap, dengan uang muka sebesar 1 persen dari harga rumah. Asosiasi ini menilai bahwa memberikan jalur khusus bagi wartawan untuk mendapatkan rumah subsidi akan memberikan kesan negatif terhadap profesi wartawan, seolah-olah mereka layak mendapatkan perlakuan istimewa, sementara profesi lain harus bersaing melalui jalur yang normal.

“Subsidi rumah mestinya bukan berdasarkan profesi tapi untuk warga yang membutuhkan dengan kategori penghasilan, apapun profesinya,” ungkap Ketua Umum PFI, Reno Esnir, dalam keterangannya pada Rabu (16/4/2025). Di sisi lain, Ketua Umum AJI, Nany Afrida, juga menekankan bahwa jika wartawan mendapatkan kemudahan dalam mengakses rumah subsidi dari Kementerian Komunikasi dan Digital, hal ini bisa menciptakan persepsi negatif di mata publik, seolah-olah wartawan tidak lagi kritis.

“Maka sebaiknya program ini dihentikan saja, biarlah teman-teman mendapatkan kredit lewat jalur normal seperti lewat Tapera atau bank,” tambahnya.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kulit Kepala Gatal Berlebih Waspadai Tanda Dermatitis Seboroik

    Kulit Kepala Gatal Berlebih Waspadai Tanda Dermatitis Seboroik

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Beberapa kasus dermatitis seboroik dapat sembuh dengan sendirinya. Perawatan yang sesuai dapat membantu mempercepat proses penyembuhan masalah kulit ini. Jika saat ini kamu mengalami dermatitis seboroik, silakan coba beberapa langkah berikut untuk mendukung proses penyembuhan: Pilih Shampoo dan Conditioner Khusus Ketika menghadapi dermatitis seboroik, penting untuk berhati-hati dalam memilih shampoo dan conditioner yang […]

  • Terungkap Harga Kelapa Melonjak, Berikut Alasannya

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan penyebab lonjakan harga kelapa bulat yang sangat tinggi. Ia menyatakan bahwa banyak pelaku usaha yang memilih untuk mengekspor kelapa, akibatnya pasokan di dalam negeri menjadi menipis dan harga pun melonjak. “Ya kan ini kan mahal kan karena di ekspor ya harga ekspornya memang lebih tinggi daripada harga dalam negeri sehingga karena semua ekspor, akhirnya jadi langka […]

  • 5 Tips Agar Pasangan Tidak Bosan Menjalin Hubungan Denganmu

    5 Tips Agar Pasangan Tidak Bosan Menjalin Hubungan Denganmu

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menjalin hubungan membutuhkan komitmen yang kuat. Selain itu, diperlukan juga kesiapan mental untuk menghadapi berbagai masalah baru yang mungkin muncul. Salah satu tantangan yang kerap muncul dan dapat menimbulkan kekhawatiran adalah perasaan bosan. Agar tidak merasa cemas dengan kemungkinan pasangan ingin mengakhiri hubungan akibat kebosanan, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut. Upaya-upaya ini […]

  • Bupati Rudy Susmanto Pastikan UHC 100 Persen di 2026, Siapkan Anggaran Rp724 Miliar

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan visi-misi dirinya soal Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Bogor 100 persen akan terealisasi di tahun 2026 mendatang. Rudy mengatakan, UHC itu adalah salah satu visi-misi dirinya bersama wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi saat kampanye kepada masyrakat. “Ini sebetulnya berjalan setelah RPJMD ditetapkan, kita akan kita bahas bersama, sepertinya […]

  • Pohon Karet Kebo Bersejarah Depan Balai Kota Bogor Ditebang

    Pohon Karet Kebo Bersejarah Depan Balai Kota Bogor Ditebang 

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pohon karet kebo raksasa yang selama puluhan tahun berdiri di depan Gedung Balai Kota Bogor resmi ditebang. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor menyatakan kondisi pohon sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Pohon karet kebo memilik diameter sekitar 2,5–3 meter dengan tinggi mencapai 35 meter. Pohon itu ditebang secara bertahap sejak […]

  • Cara Mengubah File Word ke PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

    Cara Mengubah File Word ke PDF dengan Mudah Tanpa Aplikasi Tambahan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Microsoft Word merupakan program pengolah kata yang banyak digunakan dan dikembangkan oleh Microsoft. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat membuat dokumen yang mengandung teks, tabel, grafik, dan gambar. Secara umum, aplikasi Word digunakan untuk menyusun berbagai dokumen seperti surat, jurnal, laporan, makalah, dan juga buku. Sementara itu, PDF (Portable Document Format) adalah format […]

expand_less