Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dokter Residen PPDS FK Unpad Sempat Berusaha Bunuh Diri Sebelum Ditangkap

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Polisi mengungkap bahwa seorang dokter residen anestesi dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), yang  berinisial PAP, sempat berusaha bunuh diri beberapa hari sebelum ditangkap terkait kasus pemerkosaan terhadap kerabat pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Jadi, pelaku setelah ketahuan itu sempat berusaha bunuh diri juga. Memotong urat-urat nadi sehingga dia sempat dirawat, setelah dirawat baru ditangkap,”jelas Direktur Reskrimum Polda Jawa Barat, Surawan, dalam konferensi pers pada hari Rabu (9/4).

Tersangka, Priguna Anugerah P (PAP), kini sudah ditahan oleh polisi sejak 23 Maret 2025 dan dijerat dengan Pasal 6 C Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), yang mengancamnya dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Sebagai langkah tegas, Unpad telah mengeluarkan PAP dari program mereka. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah memberikan sanksi berupa larangan bagi PAP untuk melanjutkan pendidikan residen seumur hidup. Kemenkes meminta Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) untuk mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) dan membatalkan izin praktik tersangka PAP.

“Sebagai langkah tegas pertama, Kemenkes sudah meminta kepada Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) untuk segera mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) dr PAP. Pencabutan STR akan otomatis membatalkan Surat Izin Praktik (SIP) dr PAP,” demikian penjelasan dari Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes yang dilansir detikcom pada Kamis (10/4).

Peristiwa ini terjadi pada 18 Maret sekitar pukul 01. 00 WIB. Saat itu, korban yang berinisial FA tengah menjaga ayahnya yang dirawat di rumah sakit, ketika tersangka PAP meminta izin untuk melakukan pengecekan atau transfusi darah. Tersangka kemudian membawa korban dari ruang IGD ke Gedung MCHC lantai 7.

Setibanya di lantai 7, korban diminta untuk mengenakan pakaian operasi. Selanjutnya, tersangka melakukan pembiusan dengan suntikan hingga korban tak sadarkan diri. Pada pukul 04. 00 WIB, korban terbangun dan kembali ke IGD. Namun, saat ia hendak buang air kecil, korban merasakan sakit yang luar biasa di area vitalnya.

Korban kemudian menceritakan kepada ibunya tentang kejadian yang menimpanya sebelum ia tidak sadarkan diri. Keluarga korban merasa ada kejanggalan dengan rasa sakit tersebut dan memutuskan untuk melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alasan Warga Bogor Memilih Naik Bus Transjabodetabek ke Blok M

    Alasan Warga Bogor Memilih Naik Bus Transjabodetabek ke Blok M 

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Kehadiran Bus Transjabodetabek di Bogor mempermudah akses transportasi warga untuk menikmati jajanan yang ada di Blok M, Jakarta. Bus Transjabodetabek rute P11 menempuh jarak tempuh sekitar 90 menit melintas dari Bogor hingga ke Blok M. Salah satu warga Bogor, Apriliansyah (26) mengatakan, alasan dirinya menggunakan Bus Transjabodetabek tidak berdesak-desakan seperti naik KRL dari Stasiun […]

  • Ini Dia, 5 Hotel di Bogor Yang Bikin Kamu Betah 

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bogor tak hanya menawarkan destinasi wisata populer bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Hujan. Tak hanya memiliki keindahan alam yang memukau, tetapi juga berbagai pilihan akomodasi yang nyaman, seperti Hotel di Bogor Bagi Anda yang sedang merencanakan kunjungan ke Bogor, tak perlu kwatir saat mencari hotel di Bogor Berikut 5 Hotel di  Bogor  […]

  • Peringatan Hardiknas 2025, Pameran Hasil Karya Siswa-siswi Kota Bogor

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 tingkat Kota Bogor menjadi kesempatan siswa-siswi Kota bogor dalam menunjukkan kreatifitas dan bakat mereka. Ratusan pelajar dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA di Kota Bogor turut hadir dalam pameran pendidikan serta pameran hasil karya mereka. Alam dan teman-temannya dari SMA YPHB Kota Bogor menampilkan hasil […]

  • Sempat Dikembalikan, Bantuan 30 Ton dari UEA Akhirnya Disalurkan Melalui Muhammadiyah

    Sempat Dikembalikan, Bantuan 30 Ton dari UEA Akhirnya Disalurkan Melalui Muhammadiyah

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, bantuan sebanyak 30 ton dari non-government organization milik Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir Medan, Sumatera Utara tidak jadi dikembalikan. Tito menyampaikan, berdasarkan kesepakatan masyarakat, 30 ton beras dari UAE tersebut disalurkan melalui Muhammadiyah. “Beras ini diserahkan kepada… atas kesepakatan oleh masyarakat, kepada Muhammadiyah Medical […]

  • Dari Sungai ke Sekolah: Mahasiswa IPB Sulap Sampah Plastik Jadi Pojok Baca

    Dari Sungai ke Sekolah: Mahasiswa IPB Sulap Sampah Plastik Jadi Pojok Baca

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplusid–Permasalahan sampah plastik di lingkungan perairan masih menjadi tantangan serius di banyak wilayah, termasuk di Desa Sukawening, Kecamatan Dramaga. Menyadari hal ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IPB University berinisiatid mengubah persoalan itu menjadi peluang bermanfaat bagi masyarakat. Mereka melaksanakan program kuliah kerja nyata ini sejak akhir Juni hingga awal Agustus. Program utama yang dijalankan […]

  • PKB Yakin Ramalan Gus Dur Timnas Masuk Piala Dunia Terwujud Usai PSSI Ditunjuk Kluvert Gantikan STY

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Partai Kesatuan Bangsa (PKB) memprediksi bahwa ramalan KH Abdrurahman Wahid alias Gus Dur soal Indonesia masuk Piala Dunia akan tercapai setelah Shin Tae-yong diganti oleh Patrick Kluivert sebagai juru taktik Timnas. “Saya meyakini bahwa dulu almagfurlah KH Abdurrahman Wahid pernah mengatakan bahwa Timnas akan masuk Piala Dunia, itu akan terwujud pada 2026 nanti,” […]

expand_less