Viral Isu Insentif Rp6 Juta per Hari untuk Pengelola MBG, Publik Soroti Transparansi Anggaran
- account_circle Abdul
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Sebuah unggahan di media sosial memicu perbincangan luas setelah menyoroti besaran insentif bagi yayasan pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berpotensi menerima insentif sebesar Rp6 juta per hari selama 313 hari operasional dalam setahun.
Skema insentif yang dibahas disebut berbasis ketersediaan fasilitas atau availability based. Artinya, pembayaran tetap dilakukan selama fasilitas memenuhi standar dan siap beroperasi, bukan dihitung berdasarkan jumlah porsi makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.
Jika mengacu pada perhitungan yang beredar, angka Rp6 juta per hari dikalikan 313 hari operasional menghasilkan nilai sekitar Rp1,87 miliar per tahun untuk satu unit SPPG. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa nilainya bisa mencapai triliunan rupiah apabila dikalikan dengan jumlah unit SPPG secara nasional.
Informasi ini langsung memicu beragam reaksi warganet. Sebagian mempertanyakan mekanisme perhitungan dan transparansi anggaran, sementara lainnya meminta klarifikasi resmi dari pihak terkait agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik.
Di sisi lain, program MBG sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi anak sekolah serta menekan angka stunting. Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi secara rutin guna mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan terbaru dari pihak berwenang terkait rincian skema insentif yang ramai diperbincangkan tersebut. Publik pun menunggu penjelasan resmi agar polemik di media sosial tidak berkembang menjadi informasi yang simpang siur.
- Penulis: Abdul








