Breaking News
light_mode
Trending Tags

Disebut Berbahaya, Apakah Whip Pink Termasuk Narkotika?

  • account_circle Abdul
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa gas nitrous oxide (N2O) yang terdapat dalam tabung whip pink hingga saat ini belum dikategorikan sebagai narkotika. Meski demikian, ia menyoroti meningkatnya penyalahgunaan gas tersebut yang mulai mengkhawatirkan.

Menurut Suyudi, penggunaan whip pink untuk mencari sensasi euforia sesaat sudah mulai marak, terutama di kalangan anak muda. Efek yang ditimbulkan memang cepat terasa, namun berisiko membahayakan kesehatan.

“Zat ini disalahgunakan oleh masyarakat kita, atau anak-anak kita, untuk euforia atau kesenangan yang efeknya cepat,” ujar Suyudi usai rapat bersama Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Suyudi menegaskan bahwa BNN tidak dapat bekerja sendirian dalam mengawasi peredaran gas N2O.

Pasalnya, secara aturan hukum, zat tersebut belum diatur dalam Undang-Undang Narkotika sehingga diperlukan sinergi lintas lembaga.

“BNN akan terus bekerja sama dengan stakeholder lain untuk mengawasi peredarannya, karena secara regulasi zat ini belum diatur sebagai narkotika,” kata Suyudi.

Ia juga menjelaskan bahwa gas N2O memiliki efek stimulan yang cukup tinggi. Apabila digunakan secara tidak semestinya, dampaknya bisa sangat serius dan bahkan berujung pada kematian.

Oleh karena itu, Suyudi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan whip pink.

Di sisi lain, Suyudi mengingatkan bahwa whip pink sejatinya merupakan produk legal dengan fungsi tertentu. Gas tersebut lazim digunakan dalam dunia medis serta industri makanan dan minuman.

“Whip pink ini digunakan untuk kepentingan medis dan juga produk makanan, seperti untuk kopi, roti, kue, dan sebagainya,” jelasnya.

Terkait wacana penggolongan gas N2O sebagai narkotika, Suyudi menyebut bahwa BNN saat ini masih melakukan kajian mendalam untuk menilai aspek risiko dan regulasinya.

“Iya, masih dikaji,” ucapnya singkat.

Isu whip pink sendiri mencuat dalam rapat kerja Komisi III DPR bersama BNN. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Irjen Pol (Purn) Rikwanto, mempertanyakan kejelasan status hukum gas N2O, termasuk kemungkinan penyamaannya dengan lem Aibon yang kerap disalahgunakan.

“Gas N2O ini apakah sudah bisa dimasukkan ke narkotika atau narkoba tertentu? Atau disamakan dengan isep Aibon seperti yang teler-teler di jalanan?” kata Rikwanto dalam rapat tersebut.

Rikwanto menilai penyalahgunaan whip pink justru menyasar kalangan menengah ke atas, berbeda dengan lem Aibon yang identik dengan kelompok ekonomi bawah karena harganya murah.

“Ini cukup membahayakan. Tren kemarin sudah ada kasus karena whip pink,” ujarnya.

Ia menambahkan, whip pink kerap digunakan untuk tujuan ‘nge-fly’ atau merasakan sensasi euforia sesaat.

Karena itu, Rikwanto meminta BNN memberikan penjelasan yang tegas mengenai posisi whip pink dalam perspektif hukum narkotika nasional.

“Nanti mungkin Pak Suyudi bisa menjelaskan kedudukan whip pink ini di masalah narkotika,” pungkasnya.

  • Penulis: Abdul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips Memilih Minyak Goreng yang Sehat dan Berkualitas

    Tips Memilih Minyak Goreng yang Sehat dan Berkualitas

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Minyak goreng adalah salah satu bahan yang hampir selalu ada di setiap dapur rumah tangga. Meskipun makanan yang digoreng belum tentu baik untuk kesehatan, kita tetap membutuhkan minyak goreng agar bisa memasak berbagai jenis hidangan. Kita tidak perlu menghindari minyak goreng sepenuhnya, tetapi sebaiknya lebih bijak dalam memilih dan menggunakannya sehingga tidak membahayakan […]

  • Terungkap Harga Kelapa Melonjak, Berikut Alasannya

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan penyebab lonjakan harga kelapa bulat yang sangat tinggi. Ia menyatakan bahwa banyak pelaku usaha yang memilih untuk mengekspor kelapa, akibatnya pasokan di dalam negeri menjadi menipis dan harga pun melonjak. “Ya kan ini kan mahal kan karena di ekspor ya harga ekspornya memang lebih tinggi daripada harga dalam negeri sehingga karena semua ekspor, akhirnya jadi langka […]

  • Yuk, Liburan ke Bogor ! Intip 5 Destinasi Wisata Terbaru yang lagi Hits di Tahun 2025

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Bogor selalu menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin merasakan udara segar dan suasana yang tenang. Dengan pemandangan alam yang memukau, tak heran jika Bogor selalu menarik minat banyak orang, baik dari dalam maupun luar kota. Pada tahun 2025 ini, ada beberapa destinasi wisata baru yang layak untuk Anda kunjungi, menawarkan pengalaman baru dan keindahan […]

  • Banjir Kiriman Bogor, Sejumlah Jalanan Lumpuh di Bekasi

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Banjir melanda Kota Bekasi pada Selasa dini hari, 4 Maret 2025. Banjir ini merupakan kiriman dari wilayah Bogor yang mengalir melalui Kali Cileungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat bahwa tinggi muka air (TMA) pada top level mencapai 875 sentimeter, yang berarti dua kali lipat lebih dari batas maksimum volume Kali Bekasi yaitu […]

  • Dua DPO Kasus Penembakan di Pasar Mawar Bogor Ditangkap di Bali 

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Polresta Bogor Kota kembali menangkap pelaku penembakan yang terjadi di Pasar Mawar, Kota Bogor, Senin (3/2) lalu. Dua tersangka yang buron yakni FY dan HA. Pengejaran mereka berlangsung selama 10 hari. Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho mengatakan, penangkapan itu hasil kerjasama antara Polresta Bogor Kota, Polres Bogorz dan Resmob Polda Jabar. “Kedua […]

  • Usai Patung Biawak, Kini Patung Rajawali di Indramayu Viral! Dibangun dengan Dana Rp180 Juta

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan Patung Biawak di Wonosobo, kini giliran Patung Burung Rajawali yang mencuri perhatian. Patung tersebut berdiri megah di Desa Cipaat, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, dan secara resmi diberi nama Monumen Rajawali Sakti. Diresmikan pada 15 Januari 2025, patung ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat desa yang menunjukkan semangat, kekuatan, dan […]

expand_less