Breaking News
light_mode
Trending Tags

Terungkap Harga Kelapa Melonjak, Berikut Alasannya

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan penyebab lonjakan harga kelapa bulat yang sangat tinggi. Ia menyatakan bahwa banyak pelaku usaha yang memilih untuk mengekspor kelapa, akibatnya pasokan di dalam negeri menjadi menipis dan harga pun melonjak.

“Ya kan ini kan mahal kan karena di ekspor ya harga ekspornya memang lebih tinggi daripada harga dalam negeri sehingga karena semua ekspor, akhirnya jadi langka dalam negeri,” ujar Budi saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Untuk alamat permasalahan ini, Budi berencana untuk mengumpulkan kembali para petani dan pelaku usaha, termasuk eksportir, guna mencari solusi yang saling menguntungkan.

Ia menjelaskan bahwa jika harga terlalu murah, petani dan eksportir akan mengalami kerugian, namun kebutuhan dalam negeri juga harus tetap dipenuhi.

“Karena kita juga di dalam negeri membutuhkan, tetapi harga tentunya juga kalau murah kan petani, eksportir kan nggak mau. Jadi nanti kita cari kesepakatan yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam pantauan detikcom pada Jumat, (11/4) lalu, harga kelapa bulat atau parut menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Salah satu penjual kelapa parut di Pasar Rawa Bebek, Usin, mengungkapkan bahwa harga satu butir kelapa kini bisa mencapai Rp 25. 000, tergantung pada ukurannya.

Pada kondisi normal, kelapa parut biasanya dijual dengan harga Rp 10. 000-15. 000 per butir. Ini berarti, untuk ukuran kecil, harga telah meningkat dua kali lipat.

“Sekarang Rp 20.000-25.000, tergantung ukurannya, kalau yang kecil ya Rp 20.000, kalau yang gede Rp 25.000. Kalau lagi normal yang gede paling Rp 15.000, yang kecil Rp 10.000,” terang Usin saat ditemui detikcom di lokasi, Jumat (11/4/2025).

Sementara itu, pedagang kelapa parut lainnya di kawasan Pasar Klender SS, Deden, mengatakan bahwa harga bahan baku santan tersebut saat ini berada di kisaran Rp 20. 000-25. 000. Ia menambahkan bahwa kenaikan harga yang signifikan mulai terasa sebelum bulan puasa dan masih bertahan hingga sekarang.

“Bukan naik, belum turun. Dari sebelum puasa juga sudah naik segitu. Biasanya ya Rp 12.000. Kalau yang kecil ya kita kasih Rp 10.000,” ungkap Deden.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikut Rapat Kolaborasi di Monas, Sekda Kabupaten Bogor Ajak Kolaborasi Atasi Kemacetan Jabodetabek

    Ikut Rapat Kolaborasi di Monas, Sekda Kabupaten Bogor Ajak Kolaborasi Atasi Kemacetan Jabodetabek

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengikuti Apel kolaborasi di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/8). Apel kolaborasi ini untuk memperkuat sinergi dalam penanganan masalah lalu lintas dan kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Jabodetabek. Apel ini dipimpin Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, diikuti Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kodam […]

  • Rekomendasi Soto Enak di Bogor, Cocok untuk Menu Makan Malam

    Rekomendasi Soto Enak di Bogor, Cocok untuk Menu Makan Malam

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Berburu makanan di malam hari adalah aktivitas yang menyenangkan bagi beberapa orang. Terutama ketika berada di lokasi liburan, serta di daerah asal makanan tersebut. Salah satu makanan yang cukup terkenal adalah soto yang berasal dari Bogor. Jika kamu berada di Bogor, tidak perlu khawatir mencari makanan lezat di malam hari. Terdapat beberapa warung […]

  • Dukung Kreativitas Anak Muda, Bupati Bogor Sambut Sutradara Mama Jo di Pendopo

    Dukung Kreativitas Anak Muda, Bupati Bogor Sambut Sutradara Mama Jo di Pendopo 

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima kehadiran sutradara film Mama Jo yang berhasil meraih penghargaan tingkat internasional untuk kategori Best Short Documentary pada ajang Golden FEMI Film Festival 2025. Film Mama Jo itu merupakan karya sutradara Ineu Rahmawati, warga asal Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas prestasi dan karya yang […]

  • Video Percakapan Mantan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Bogor Viral, Sekda Panggil Inspektur Sigit Wibowo

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Sekertaris Daerah (Sekda ) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika memanggil inspektur Sigit Wibowo terkait beredarnya video obrolan antara dua tokoh politik di Kabupaten Bogor. Dalam percakapan yang diduga terjadi antara mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan dan Wakil Bupati Bogor terpilih Ade Ruhandi melalui telepon seluler. Nama Sigit Wibowo yang merupakan ASN di Kabupaten Bogor […]

  • Kenali Stres dan Cara Mengatasinya: Panduan Lengkap untuk Kesehatan Mental

    Kenali Stres dan Cara Mengatasinya: Panduan Lengkap untuk Kesehatan Mental

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Stres merupakan perasaan yang wajar dialami seseorang dalam kehidupannya sehari-hari. Di masa pandemi seperti sekarang ini, ada banyak hal yang bisa membuat stres. Mulai dari masalah ekonomi, masalah kesehatan, hubungan dengan pasangan yang sedang terganggu, anak-anak yang sulit diatur, hingga kejenuhan karena harus berada di rumah saja juga bisa membuat stres. Kamu mungkin […]

  • Kisah Yanto Pedagang Bendera di Bogor Sejak 1998

    Kisah Yanto Pedagang Bendera di Bogor Sejak 1998

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Di bawah terik mata hari, Yanto (45) mulai menata bendera-bendera merah putih untuk di jual kepada pengendara yang melintas di Jalan Sudirman, Kota Bogor. Sejak pagi tadi, Kamis (31/7) pria asal Cirebon ini kembali menjajakan simbol kebanggaan Indonesia menjelang Hari Kemerdekaan yang tinggal beberapa minggu lagi. Yanto bercerita, dirinya sudah hampir 27 tahun menjual […]

expand_less